Tanah Papua
Kapolres Mimika Resmikan Pos Peka di Jalan Hasanudin
TIMIKA,KTP.com – Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I GG Era Adhinata, meresmikan Pos Peduli Kemanan (Peka) di Jalan Hasanudin Kamis (17/2/2022) malam.
Pos Peka ini diberi nama Nduga-Toraja “Dutor” oleh warga setempat. Dutor sendiri merupakan singkatan dari mayoritas dua suku yang menghuni wilayah RT 27 dan RT 33 Kelurahan Wania Distrik Mimika Baru Kabupaten Mimika, Papua.
” Saya sangat berbahagia dan terharu bisa bersama warga disini karena telah berpatisipasi mendirikan Pos PEKA sesuai dengan keinginan warga,” kata Era saat ditemui usai meresmikan Pos Peka.
Polres Mimika sendiri sudah membangun 109 unit Pos Peka yang tersebar di seluruh wilayah baik dalam Kota Timika hingga ke pinggir kota.
“Setiap malam sekitar 500 lebih warga Timika jaga pos, jika satu pos dijaga lima orang,” kata Era.
Hadirnya pos peka, diharapkan dapat membantu mencegah dan menekan timbulnya tindakan kriminal yang dilakukan oleh oknum oknum tertentu seperti mabuk, pencurian, dan tindakan kriminal lainnya.
“Apabila sudah ada pos maka kita akan mendapatkan informasi jika ada kejadian penting, sehingga kita dengan cepat merespon.Dan ketika kita melakukan patroli kita pasti akan menyambangi. Kalau tidak ada pos, polisi jalan terus saja tapi kalau ada pos pasti mampir dan berbicara dengan warga dan mendengarkan keluh kesah masyarakat terkait masalah keamanan,”kata Era.
(Baca Juga: Dukung PPKM dan Kamtibmas, Kampung Nawaripi Dirikan Pos Pengamanan)
Marten, Ketua RT 27 mengucapkan terimakasih karena berkat bantuan warga, ada tiga Pos PEKA berhasil didirikan di RT 27 dan 33. Secara swadaya, warga juga memasang lampu jalan di kedua RT tersebut.
“Kami dirikan Pos PEKA karena merasa tidak nyaman dengan situasi dilingkungan yang kerap terjadi suatu tindak kriminal.Saya harap jangan kita bosan menjaga lingkungan agar kita tidur tetap aman dan nyaman pada malam hari,” Kata Marten.
Lines Gwijangge mewakili Ketua RT 33 mengatakan peresmian Pos Peka adalah satu momen penting untuk keamanan.
“Adanya Pos Peka kami sangat salut” katanya.
Ia menjelaskan, kompleks ini ada dua suku yang tinggal yaitu Nduga dan Toraja makanya diusulkan Pos PEKA ini di beri nama Dutor.
“Jadi nama itu ada baru kita harmonis sehingga masalah mabuk dan kekacauan bisa kita atasi berkat kerjasama yang baik dari kedua RT ini,”kata Lines.(MSC)



