Tanah Papua
Bupati Puncak Sampaikan Kongres Kingmi Di Tunda Sampai Waktu Yang Tidak Ditentukan
TIMIKA,KTP.com – Ketua panitia Kongres Kingmi yang juga merupakan Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik mengatakan bahwa pihaknya sementara menunda pelaksanaan kongres Kingmi ke XI yang akan dilaksanakan di Kabupaten Mimika pada bulan agustus nanti dengan waktu yang tidak ditentukan.
Keputusan tersebut diambil ketua panitia menindak lanjuti akan dilakukannya lock down di Kabupaten Mimika pada tanggal 7 Agustus 2021 hingga 7 September 2021. Mengingat kondisi Covid di Kabupaten Mimika terus meningkat.
“Kami mendukung keputusan tim Satgas Covid Mimika maka dengan berat hati kami tunda sampai waktu yang tidak ditentukan, kapan saja bisa dilaksanakan tapi jika covid sudah turun dan aman ,” kata Wandik usai mengikuti rapat evaluasi Satgas Covid Mimika di hotel Grand Mozza, Rabu (21/7/2021).
Wandik meminta kepada semua gereja Kingmi se Tanah Papua untuk memahami hal tersebut karena di Kabupaten Mimika selaku tuan rumah statusnya zona merah Covid 19.
“Bukan tidak mau melaksanakan tetapi Covid semakin meningkat di Mimika dan kita harus mengutamakan keselamatan,” tuturnya.
Wadik mengajak kepada semua pihak baik peserta maupun panitia kongres Kingmi ke XI untuk berdoa sehingga keadaan bisa menurun hingga aman kembali.
“Mohon doa agar bukan hanya Mimika tetapi seluruh Papua dan Indonesia bisa menurun dan aman dari Covid,” ungkapnya.
Sementara Mimika Eltinus Omaleng di tempat yang sama terkait penundaan kongres Kingmi tersebut mengatakan jika nantinya pada saat lock down kasus Covid menurun dan aman maka kongres Kingmi bisa dilaksanakan.
“Nanti waktu Lock down di bulan agustus kasusnya turun bisa dilaksanakan, itu sebabnya ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan,” tutur Bupati Omaleng.(DEN)



