Connect with us

Tanah Papua

Menteri Yohana Tinjau Bangunan Sekolah dan RS Banti yang Dibakar KKSB

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise melakukan kunjungan kerja ke Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (21/5/2018) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Yohana didampingi Executive Vice President (EVP) PT Freeport Indonesia (PTFI) Ahmad Didi Ariyanto, Kepala Distrik Tembagapura Martinus Nuboba, Danramil Tembagapura Kapten Inf Mulia Adi Dharma, dan Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto.

(Baca Juga: Sekolah Dibakar KKSB, Siswa SD dan SMP Banti Ikut UN di Timika dan Tembagapura)

Di Kampung Banti, Menteri Yohana melihat fasilitas sekolah yakni SD Inpres Banti dan SMP Negeri Banti serta fasilitas Rumah Sakit (RS) Banti yang dibakar kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Menteri Yohana juga berbincang dengan perwakilan guru, tokoh masyarakat dan warga Kampung Banti. Salah seorang perwakilan warga Kampung Banti, Hengki Magal menyampaikan harapannya agar memprioritaskan pembangunan perumahan untuk masyarakat karena rumah mereka saat ini sudah tidak layak huni.

Menanggapi permintaan Hengki, Menteri Yohana berjanji akan menyampaikan permintaan tersebut kepada pihak yang berwenang. “Terima kasih atas sarannya. Apa yang menjadi saran Bapak Hengki akan kami sampaikan kepada bagian yang berhak untuk menindaklanjuti permintaan bapak,” kata Menteri Yohana.

Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy melihat bangunan sekolah Banti yang dibakar KKSB April 2018 lalu. (ist)

Sebelumnya pada pekan ke-4 April 2018 lalu, Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy juga meninjau Kampung Banti dan melihat dari dekat bangunan sekolah yang dibakar KKSB.

Pada kesempatan itu, Menteri Muhadjir berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan dari TNI-Polri untuk merencanakan pembangunan kembali fasilitas sekolah dan kesehatan di Kampung Banti. Bahkan EVP PTFI Didi Ariyanto mengungkapkan kesiapan PTFI membantu Pemerintah membangun kembali bangunan sekolah.

(Baca Juga: Mendikbud: Saya Diutus Presiden Jenguk Guru Korban Kekerasan KKSB dan Melihat Pelaksanaan UN di Papua)

Terbakarnya bangunan sekolah di Kampung Banti sempat menyulitkan puluhan siswa SD dan SMP yang akan mengikuti ujian nasional beberapa waktu lalu. Sejumlah siswa terpaksa dipindahkan sementara ke sejumlah sekolah dan ada juga yang mengikuti UN di Tembagapura. (Rex)

Komentar