Tanah Papua
Ratusan Warga Mimika Tetap Khidmat Salat Iduladha di Tengah Guyuran Hujan
TIMIKA,KTP.com – Meskipun hujan gerimis menyelimuti kawasan tersebut, jamaah Muslim di Kabupaten Mimika tetap melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah dengan khusyuk di halaman Gedung Graha Eme Neme Yauware pada Rabu (27/5/2026).
Menurut Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika, Ustadz Joko Prianto, pelaksanaan salat Id tahun ini tersebar di 94 titik berbeda di seluruh wilayah Mimika. Jumlah tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para mubaligh, serta sejumlah organisasi Islam lainnya.
Dalam sambutan khotbahnya, KH Abdul Karim Lukman mengingatkan umat untuk meneladani sosok Nabi Ibrahim AS dalam keseharian. Ia menyerukan agar umat Islam lebih bijak memadukan akal dan hati nurani di tengah berbagai tantangan hidup masa kini. “Ini penting agar kita mampu memilah mana yang benar dan mana yang tidak,” tegasnya.
Lebih jauh, tokoh agama itu juga menyoroti pentingnya relasi orang tua dan anak. Menurutnya, doa serta rasa hormat dalam keluarga harus terus dipelihara, sebagaimana diajarkan dalam kisah Nabi Ibrahim. “Kasih sayang dan doa kepada orang tua maupun anak tidak boleh putus,” ujar KH Abdul Karim.
Ia pun menegaskan bahwa esensi ibadah kurban melampaui sekadar pemotongan hewan. Kurban pada hakikatnya adalah simbol keikhlasan dan pengorbanan diri semata-mata karena Allah SWT.
Salat Iduladha di lokasi utama tersebut dipimpin oleh Imam Ustadz Kamsir dan dihadiri oleh ratusan warga yang tetap antusias meskipun cuaca kurang bersahabat. (EH)

















