Connect with us

Tanah Papua

2.500 Personel TNI-Polri Amankan Kegiatan Presiden di Provinsi Papua

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengungkapkan ada sekitar 2.500 personel gabungan TNI-Polri yang dilibatkan untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke 4 kabupaten di Provinsi Papua, 11-12 April besok.

“Untuk kunjungan kerja RI-1, kami libatkan pengamanan gabungan dari TNI dan Polri sekitar 2.500 personel. Pengamanan ini meliputi pengamanan terbuka dan tertutup,” kata Aidi melalui telepon selulernya, Selasa (10/4/2018).

(Baca Juga: Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Jayapura dan Asmat pada 11-12 April)

Menurut Aidi, pengamanan tidak hanya difokuskan di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura tapi juga di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Asmat.

“Informasinya, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja di Jayapura, Timika, dan Asmat. Jadi 2.500 personel itu terbagi di lokasi yang akan didatangi oleh Presiden. Ada sekitar 1.700 personel di Kota dan Kabupaten Jayapura, sementara sisanya di Timika dan Asmat,” ujar Aidi.

(Baca Juga: Menteri Basuki: Presiden Jokowi Berkunjung Ke Asmat Setelah Pekerjaan Berjalan)

Mengenai jadwal kegiatan Presiden, Aidi mengaku belum mengetahui pasti. Menurutnya, informasi sementara yang ia peroleh setelah mendarat di Bandar Udara Sentani, selanjutnya Presiden akan meninjau Jembatan Holtekamp lalu menuju hotel untuk istirahat. Keesokan harinya, Presiden akan meninjau Pasar Mama-Mama Papua, memberikan sertifikat tanah lalu terbang ke Timika dan Asmat.

“Dari Informasi yang kami terima, Presiden akan berada semalam di Jayapura dan selanjutnya terbang ke Timika dan Asmat pada hari berikutnya. Tapi, kami belum mendapat jadwal resmi dari protokoler,” ungkap Aidi. (Wan)

Komentar