Connect with us

Tanah Papua

Wali Kota Jayapura: Jangan Karena Pilgub, Orang Toraja di Jayapura Menjadi Terpecah

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengajak warga Toraja yang berdomisili di Kota Jayapura, untuk ikut menyukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Papua pada 27 Juni mendatang. Pilgub Papua merupakan bagian dari pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 yang akan digelar di 171 daerah terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 15 kotamadya.

“Saya mengimbau warga Toraja yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Toraja (IKT) yang ada di Kota Jayapura untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Pilgub Papua 2018 yang akan berlangsung 27 Juni mendatang,” kata Tomi Mano saat melantik pengurus IKT Kota Jayapura periode 2018-2023 di Tongkonan, Kotaraja, Selasa (29/5/2018).

(Baca Juga: Ketua LMA Port Numbay Desak Polda Papua Tindak Tegas Pelanggaran Pidana Pilkada)

Tomi Mano juga mengingatkan agar warga IKT selalu menjaga persaudaraan dan tidak terpecah karena perbedaan pilihan pada Pilgub Papua. “Jangan ada perpecahan yang bisa membuat sesama IKT menjadi bermusuhan. Ingat, Pilgub hanya sekali lima tahun, tetapi persaudaraan harus dibina dan dijaga selama-lamanya. Jangan karena masalah Pilkada saja, orang Toraja menjadi terpecah,” kata Tomi Mano berpesan.

Jelang Pilgub Papua, kata Tomi Mano, banyak sesama anggota IKT saling serang dan saling maki di media sosial. Ia khawatir jika kondisi ini terus berlangsung akan menghancurkan persatuan orang Toraja di Jayapura, dan bahkan di Papua, yang sudah dibangun oleh para tua-tua Toraja pendahulu. ‘’Kita semua harus mewujudkan Pilkada Papua yang demokratis, bermartabat, jujur, dan aman, demi menjaga persatuan dan kesatuan di Papua,’’ kata BTM, sapaan akrab yang diambil dari singkatan namanya.

BTM juga mengajak warga IKT di Jayapura untuk terlibat langsung melawan penyebaran berita bohong atau hoaks, serta mewaspadai terjadinya aksi-aksi terorisme dan munculnya kelompok-kelompok intoleran di Kota Jayapura. ‘’Kerukunan antarumat beragama di Kota Jayapura menjadi contoh kehidupan toleransi bagi kota-kota lain di Indonesia. Kehidupan bertoleransi kita sudah bagus, baik, dan kita semua harus menjaga sikap itu. Jangan memberikan ruang pada bibit-bibit intoleransi tumbuh di kota kita ini,” ujar BTM.

Pada kesempatan itu, BTM mengajak warga IKT di Kota Jayapura aktif dalam menjaga kebersihan kota dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat dan menjaga kebersihan kali. Ia juga meminta sumbangsih warga IKT mempercantik kota Jayapura dengan taman. “Saya berharap IKT bisa memiliki taman di kota ini, sama seperti paguyuban-paguyuban lain yang sudah lebih dulu membangun taman untuk mempercantik Kota Jayapura,” kata BTM.

(Baca Juga: KPU Papua Tetapkan LUKMEN dan JOSUA sebagai Paslon Pilkada Papua 2018)

Ketua IKT Kota Jayapura periode 2018-2023 Nobertus Banga menegaskan sebagai warga Kota Jayapura maka IKT Kota Jayapura siap mendukung program Pemerintah Kota Jayapura. ‘’Kami orang Toraja menganut paham dimana bumi di pijak disitu langit di junjung. Karena itu kami warga IKT Kota Jayapura selalu siap mendukung dan bekerja sama dengan Pemkot Jayapura yang dipimpin Bapak Walikota untuk menyukseskan pembangunan di kota ini,’’ ujar Nobertus.

Sebelum pelantikan Pengurus IKT Kota Jayapura, didahului dengan ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Micha Mundi. (Ern)

Komentar