Connect with us

Tanah Papua

Tim SAR Temukan Perahu Motor yang Hilang Kontak di Perairan Asmat

Published

on

AGATS, Kabartanahpapua.com – Tim SAR gabungan dari Basarnas Pos Agats dan Satuan Polairud Polres Asmat berhasil menemukan perahu motor yang mengangkut 18 penumpang di perairan Asmat, Minggu (10/2/2019) sore.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan tim SAR gabungan berhasil menemukan perahu motor naas tersebut di Muara Ocenep pada koordinat 05° 59′ 21,21” Lintang Selatan dan 138° 15′ 26,60” Bujur Timur pada pukul 17.20 WIT.

“Pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan bersama keluarga korban pada Minggu (10/2/2019) siang, menemukan perahu naas itu di Muara Ocenep. Seluruh penumpang berikut motoris dalam keadaan selamat,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/2/2019).

Dari pengakuan salah seorang penumpang, kata Kamal, perahu motor yang mengangkut 18 penumpang itu terpaksa menepi untuk menghindari cuaca buruk di Muara Safan.

“Saat ini perahu motor naas itu sudah di kawal ke kampung terdekat. Rencananya besok seluruh penumpang akan kembali ke Distrik (kecamatan) Agats,” ujar Kamal.

Kamal mengatakan, laporan dari personel yang ada di lapangan bahwa saat ini cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi di perairan Muara Safan. Iapun mengimbau kepada warga yang hendak menggunakan transportasi laut agar lebih waspada dengan cuaca ekstrem yang terjadi di perairan Indonesia, khususnya Papua.

“Bagi warga yang hendak bepergian menggunakan transportasi laut agar lebih waspada untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ucap Kamal.

Sebelumnya pada Minggu (10/2/2019) siang sekitar pukul 11.53 WIT, Kantor Basarnas Pos Agats menerima laporan dari Ambrosius Piramat terkait perahu motor yang mengangkut 18 penumpang yang hilang kontak dalam perjalanan dari Kecamatan Agats menuju Kecamatan Fayit.

Pada Jumat (8/2/2019) pukul 03.00 WIT, ada 4 perahu motor berangkat bersamaan dari Agats dengan tujuan Kecamatan Fayit. Pada Sabtu (9/2/2019) siang, 3 buah perahu motor sudah tiba di Fayit, sementara satu perahu yang dikemudikan Tinus (30) tidak diketahui keberadaannya.

“Salah seorang penumpang yang sudah tiba di Fayit lalu melaporkan kejadian ini kepada saudara mereka di Agats. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan oleh Ambrosius Piramat ke Kantor SAR Pos Agats,” kata Kamal.

Berikut nama-nama penumpang yang ada di perahu tersebut, yakni Tinus (30) motoris, Pia Pea (25), Dimas Lakwopak (1), Herman (40), Lafera Bare (30), Theo (30), Emates (30), Andreas (50), Sinta (30), Kisia Fanepu (24). Koleta Kipin (28), Agata Asetu (29), Seronda Waren (31), Rian Basau (14), Natalia Tupan (34), Moel (25), Sinta Saki (75), dan Yustina Eme (21). (Rex)

Komentar
Continue Reading
Advertisement