Connect with us

Tanah Papua

Tersambar Petir Seorang Pendulang Meninggal di Mile 30 Area Kali Kabur

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Seorang saksi sekaligus keluarga korban, Bony Hungan(32) bersama Rekanya yang merupakan sesama Pedulang Emas Lokal di Timika,mendatangi Polsek Mimika Baru, pada Pukul 21.23 Wit guna Meminta Bantuan Pihak Kepolisian serta Tim SAR untuk Evakuasi Korban yang tersambar Petir dan masih terjebak di lokasi pendulangan.

Bony mengatakan, sekitar Pukul 14.00 Wit, bertepat di Area lowland PT. Freeport ( Tanggul Barat Mile Point – MP 30), teman Pedulangnya kehilangan Nyawa akibat disambar petir. Hal itu dikatakan Bony saat dimintai keterangan di Polsek Miru, Sabtu, (27/11).

“Saat itu habis hujan, sekitar jam dua siang begitu. Teman ini habis dulang, mau menyimpan pulang. Memang ada hujan, Guntur dan  ada kilat juga. Baru saudara kami langsung disambar petir, karena masih berdiri dekat dengan papan mall dulangnya,” ucap Bony.

Dikatakan, saat  mengetahui kejadian itu, dia bersama keluarganya segera meninggalkan lokasi dulang, tanpa membawa jenazah. Lanjut Bony bersama rekanya menuju Polsek Miru guna memberikan laporan lebih lanjut terkait musibah itu.

Menurut Bony,Mengingat lokasi musibah kejadian yang sangat sulit dilalui karena banjir, juga harus melintasi beberapa kali melewati arus kali yang deras dan saat ini dalam kondisi banjir. Sehigga keluarga korban meminta agar Pihak Kepolisian dapat membantu menghubungi Tim SAR Timika, guna Evakuasi lebih Lanjut.

(Baca Juga: Pelaksanaan Vaksinasi di Area Pendulangan di Mil 40 hingga Mil 25 di Tinjau Wakapolda)

Aparat Kepolisian yang menerima laporan kemudian berkordinasi dengan Tim SAR menuju lokasih kejadian di mile 30 kali kabur guna melakukan evakuasi korban.

Kepala Operasi Kantor Pencarian Dan Pertolongan Timika Syahril menjelaskan upayah evakuasi berjalan lancar walaupun terkendala dengan lokasih medan.

“Tim SAR bersama anggota polisi dan warga pendulang berhasil evakuasi korban ke kota timika.evakuasi berhasil dilakukan pada jam 23.00 wit.kami memang sempat mengalami sedikit kendala karena derasnya arus kali kabur dan medan yang berat”Ungka Syahril Kepala Operasi SAR.

Lanjut Syahril,usai di evakuasi jenazah langsung dibawah ke rumah duka dan diserahkan ke pihak keluarga korban.

“Korban setelah dievakuasi langsung diserahkan ke pihak keluarga korban”.Kata Syahril.(GOW/EDDY)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *