Connect with us

Tanah Papua

Panen Perdana, BTM Bantu Traktor kepada 10 Kelompok Tani di Koya Barat

Published

on

JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano melakukan panen padi hasil musim tanam pertama 2018 di Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kamis (26/4/2018). Panen padi ini dengan bibit unggul Ciherang hasil budidaya mandiri petani Koya. Hasil dari bibit unggul ini mencapai 8,9 ton per hektare.

“Saya mengapresiasi hasil yang dicapai petani di Koya Barat, sehingga kita bisa bersama-sama panen raya,” kata Tomi Mano yang biasa disapa BTM.

Tomi Mano meminta para petani semakin giat dan terus mempertahankan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Ia pun menyerahkan bantuan traktor bagi 10 kelompok tani di Koya. “Lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan tidak boleh dialih fungsikan. Koya sudah berjasa untuk menyuplai 70 persen sayur mayur dan hasil peternakan ke Kota Jayapura. Karena itu saya berharap lahan pertanian ini jangan dijual ke pejabat, agar lahan ini tetap digunakan untuk lahan tanam,” ujar Tomi Mano.

(Baca Juga: Jembatan Holtekamp Akan Menumbuhkan Kawasan Perekonomian Baru di Jayapura)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura Jean Hendrik Rollo mengatakan pihaknya merekomendasikan bibit unggul Ciherang yang merupakan komoditi luas yang mudah didapatkan di Koya. Pemkot Jayapura, kata Hendrik, akan terus membantu dengan menyediakan irigasi air baku guna mendukung penanaman padi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkot Jayapura yang telah menyediakan mesin tanam dan menunjang kegiatan penanaman hingga panen,” kata Hendrik Rollo.

Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano mencoba mesin pemotong padi di Koya Barat, Distrik Muara Tami. (Ist/Kabartanahpapua)

Gerakan Tanam Padi di Koya Barat

Sebelumnya, pada 23 Januari 2018 lalu, Pemkot Jayapura telah mencanangkan gerakan tanam padi di Koya Barat, Distrik Muara Tami. Tujuan pencanangan itu dalam rangka mewujudkan kampanye full mekanisme pertanian menuju Intensitas Pertanaman (IP) 300 padi di Kota Jayapura.

Menurut Tomi Mano, pencanangan gerakan tanam padi itu dalam rangka mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Kota Jayapura. Luas lahan yang disediakan seluas 550 hektar dan didukung peralatan pertanian modern sehingga jumlah tanam meningkat menjadi tiga kali masa panen dalam setahun.

Untuk kegiatan ini Pemkot Jayapura membantu menyediakan  infrastruktur, lahan, irigasi, pupuk, serta meningkatkan kualitas ilmu tentang tata cara bercocok tanam kepada petani dengan memperbanyak penyuluh dalam melakukan pendampingan. (Ern)

Komentar
Continue Reading
Advertisement