Tanah Papua
Pahami Hukum dan HAM, Niscaya jadi Prajurit yang Disiplin dan Berperilaku Baik
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Prajurit TNI yang memiliki pemahaman hukum dan hak asasi manusia (HAM) yang baik, dapat dipastikan akan memiliki disiplin dan perilaku yang baik.
Hal tersebut disampaikan Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa saat melantik 735 prajurit bintara lulusan 2018 sekaligus menutup pendidikan bintara TNI 2018 di Rindam XVII Cenderawasih Sentani, Rabu (14/3/2018) kemarin.
(Baca Juga: Kehadiran TNI harus Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat)
Pendidikan yang baru saja ditempuh prajurit, kata Cantiasa, bertujuan membentuk calon bintara TNI AD agar memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit sapta marga yang patuh pada sumpah prajurit, mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar golongan bintara serta jasmani yang samapta.
“Saya atas nama negara melantik 735 orang prajurit bintara lulusan 2018. Tentu kita semua gembira dan bangga karena kalian telah menyelesaikan pendidikan selama 2 bulan sepuluh hari dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang gagah perkasa,” ujar Cantiasa.
Kepada prajurit yang baru dilantik, Cantiasa berpesan agar mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan militer umum serta pengetahuan hukum dan perundang-undangan. Selain itu, mampu mengaplikasikan pengetahuan serta keterampilan teknik dan taktik militer, intelijen dan keterampilan teritorial.
“Saya harap agar bekal yang telah diperoleh selama pendidikan dipelihara dan ditingkatkan pada setiap kesempatan, karena bangsa dan negara menaruh harapan yang besar kepada prajurit untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Cantiasa menegaskan.
Cantiasa berpesan agar prajurit harus fokus pada tujuan yang hendak dicapai dan ini penting untuk menghindarkan prajurit dari pengaruh-pengaruh negatif yang bisa merusak citra TNI.
Pada kesempatan itu, Cantiasa menyampaikan 5 pesan Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit kepada para lulusan bintara. Pertama, agar meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari sehingga membentuk prajurit yang berbudi luhur dan berdisiplin tinggi.
(Baca Juga: Ini Bukti Keberhasilan Pendekatan Teritorial Kodam Cenderawasih)
Kedua, kata Cantiasa, Pangdam berpesan agar selalu berinovasi dan mengembangkan inisiatif dalam setiap kegiatan serta menghadapi semua persoalan dengan kepercayaan diri yang tinggi. Selanjutnya, kata Cantiasa, agar prajurit selalu meningkatkan semangat, motivasi, disiplin, jiwa korsa serta tekad yang bulat untuk menjadi prajurit yang profesional sehingga organisasi TNI AD menjadi semakin solid dan handal.
Pangdam juga berpesan agar prajurit selalu menjaga kesehatan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta fisik yang prima untuk menghadapi pendidikan lanjutan yang lebih berat. “Jadilah prajurit ksatria sejati yang dibanggakan, didambakan dan dicintai rakyat dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” pesan Pangdam Cenderawasih yang dibacakan Kasdam Cenderawasih. (Mas)
















