Tanah Papua
Kepala Suku Besar Nduga Minta Dua Kelompok Warga Hentikan Pertikaian
TIMIKA,KTP.com – Kepala Suku Besar Nduga, Elipanus Wesareak tegaskan dua kelompok warga yang terlibat pertikaian di Kenyam, Kabupaten Nduga agar menghentikan pertikaian.
Diketahui, pertikaian yang terjadi di Ibu Kota Kabupaten Nduga itu terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil perolehan suara DPRD pada pemilu 2024 lalu.
Bentrok antar dua kelompok warga di Kenyam Kabupaten Nduga,hingga pada pada minggu 16 Februari 2024,sudah menelan 3 korban.2 korban berasal dari kelompok Ikabus Gwijangge sedangkan 1 korban lagi dari kelompok Tarni Wandikbo.
“ini perang keluarga,dan akibat perang itu sudah menelan korban 3 orang.maka saya berpesan agar kedua kelompok hentikan pertikain itu”,Kata Elipanus,Selasa (18/06/2024).
Atas hal itu, Elipanus mengimbau agar dua kelompok yang terlibat bentrok dapat menahan diri dan menunggu proses penyelesaian secara kekeluargaan yang rencananya akan melibatkan pemerintah Kabupaten Nduga dan pihak-pihak terkait.
“Saya dengan tegas melarang. Siapapun tidak boleh melakukan itu. tindak lanjut dari Kabupaten Nduga tidak dibawa keluar untuk mengganggu atau membunuh atau apapun yang sifatnya berkaitan tindak lanjut dari perang di atas (Nduga-red), dengan tegas saya sampaikan untuk berhenti,” kata Elipanus saat ditemui, Selasa (18/6/2024).
Elipanus menegaskan agar perang di Kenyam ini cukup terjadi di Kenyam, Nduga dan tidak boleh dibawa ke daerah lain sehingga tidak menimbulkan hal-hal lain yang tak diinginkan.
“Cukup kejadian di kabupaten Nduga,jangan bawa personal itu ke tempat lain,seperti timika,jayapura.karena akan menimbulkan peroalan baru.Tegas Elipanus Wesareak Kepala Suku Besar Nduga.
Ia pun meminta agar himbauan ini dapat dijadikan sebagai atensi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Nduga khususnya kedua pihak yang terlibat bentrok.dan berjanji akan mencari solusi terbaik untuk penyelesaian masalah antar kedua belah pihak tersebut.
“Semua masalah tidak akan bertahan lama, ada solusi ada penyelesaian. Kami akan selesaikan secara kekeluargaan.sekalai lagi saya berharap agar kedua kelompok agar tetap menahan diri” pungkasnya.(MWW)

