Connect with us

Tanah Papua

Kapolres: Mimika Bukan Milik Aparat, Seluruh Masyarakat Wajib Jaga Kantibmas

Published

on

Timika, Kabartanahpapua.com – Kepolisian Resor Mimika melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantab Praja Matoa 2018 yang dihadiri personel Polri, Pemda Mimika dan TNI yang diadakan di halaman Sentra Pelayanan Polres Mimika, Timika, Sabtu (6/1/2018).

Kapolres Mimika, AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan gelar pasukan ini untuk mengecek kesiapan personel dan perlengkapan pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Kabupaten Mimika.

“Apel gabungan ini untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan pengamanan. Ini sekaligus menyampaikan kepada masyarakat bahwa Polri dan TNI siap mengamankan pilkada,” kata Victor.

Kabupaten Mimika pada pilkada serentak 2018 ini, kata Victor, akan menggelar pemilihan bupati dan pemilihan gubernur Papua. Karenanya, ia menekankan kepada jajarannya untuk siap siaga mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan di Kabupaten Mimika.

“Wilayah Kabupaten Mimika saat ini banyak mengalami gangguan kantibmas dan harus dilakukan langkah antisipasi agar tidak mengganggu pelaksanaan pilkada,” kata Victor.

Dia pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, tidak hanya terlibat dalam pilkada tapi juga aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sesuai arahan Kapolda, kata Victor, untuk mengantisipasi gangguan kantibmas dalam tahapan pilkada maka akan dilakukan latihan bersama TNI-Polri guna memantapkan pelaksanaan pengamanan.

“Kabupaten Mimika bukanlah milik aparat keamanan, tetapi milik seluruh lapisan masyarakat. Karenanya semua pihak harus terlibat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Victor.

(Baca Juga: Potensi Ancaman dan Pemicu Konflik Pilkada di Papua)

Ditemui terpisah usai Apel gabungan, Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal mengatakan apresiasi terhadap kesiapan personel Polri dan TNI mengamankan pelaksanaan pilkada di Kabupaten Mimika.

Jika melihat ke belakang, kata dia, pelaksanaan pilkada di Papua sering menimbulkan konflik, termasuk di Kabupaten Mimika yang diprediksi rawan konflik.

“Apel pasukan ini saya pikir sangat jelas untuk kesiapan dari pihak keamanan mengawal tahapan pilkada ini,” kata Theodora di halaman Sentra Pelayanan Polres Mimika.

Guna mengantisipasi terjadinya konflik, kata Theodora, KPUD dan Panwaslu selaku penyelenggara pilkada akan melaksanakan tahapan pilkada sesuai jadwal tahapan dari KPU RI serta melaksanakan proses pilkada sesuai Peraturan KPU (PKPU).

“Sebagai penyelenggara, tetap kita berjalan pada aturan yang ada sesuai dengan jadwal tahapan supaya kita hindari potensi konflik,” ujarnya.

Theodora berpesan kepada pasangan calon yang bersaing pada pilkada agar bersaing secara sportif, serta memberikan pemahaman yang baik kepada pendukung agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat. Jika ini dilaksanakan maka pilkada bisa berjalan aman dan lancar.

“Saya mengajak pasangan calon maupun pendukungnya untuk menciptakan situasi kantibmas yang kondusif dan menurut saya itu kembali kepada kita semua,” ujar Theodora. (Rex)

Komentar