Tanah Papua
Dua Kelompok Bertikai Bersama,Pemda Puncak dan Mimika,Hari ini Bertemu Guna Menentukan Hari Ritual Adat Patah Panah
TIMIKA,KTP.com – Pemerintah Kabupaten Puncak bersama Pemerintah Kabupaten Mimika kembali mempertemukan dua kelompok yang terlibat konflik, yakni kubu Dang dan Newegelen, dalam pertemuan ketiga yang hari ini akan digelar di Pendopo Negara, Timika, pada Jumat (09/01/2026).
Pertemuan tersebut difokuskan pada penentuan hari pelaksanaan prosesi adat patah panah dan belah kayu sebagai simbol perdamaian antara kedua belah pihak.Hadir dalam pertemuan ini keluarga korban dari masing-masing kubu, serta perwakilan pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, yang hadir didampingi Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, Kabag Ops Kabupaten Puncak AKP Yulius Harikatang, menjelaskan bahwa pihaknya diundang secara resmi oleh Bupati Mimika untuk memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak yang berkonflik di pendopo rumah jabatan Bupati Mimika Jln Cenderawasih.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah untuk menyelesaikan konflik secara adat dan kekeluargaan,” ujar Sekda Puncak.
“Pertemuan ini juga tidak membahas persoalan lain namun intinya untuk menentukan hari pelaksanaan Adat perdamaian dengan ribuan adat patah panah dan belaku”Jelas Serdang Puncak Nenu Tabuni.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung proses perdamaian agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat kembali kondusif, khususnya bagi warga Kabupaten Puncak dan Mimika.
“Saat ini fokus kami pemerintah hanya untuk memperdamaikan kedua kelompok dan tidak ada pembahasan lain”.Kata Serdang Puncak.
Labjut Sekda Puncak,Pertemuan ini menjadi langkah lanjutan setelah dilakukan dua pertemuan sebelumnya, dengan harapan prosesi adat yang akan ditetapkan hari ini dapat mengakhiri konflik dan mempererat kembali hubungan kekeluargaan antar kedua kubu yang saat ini berada di Distrik Kwamki Narama Timika Papua Tengah.(ADM)



