Connect with us

Tanah Papua

Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena Dibuka Selama Sepekan

Published

on

JAYAPURA, KTP.com – Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena kembali dibuka setelah sempat ditutup untuk perbaikan dan perawatan jalan selama sebulan.

Pembukaan jalan ini ditandai pelepasan ratusan kendaraan oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura Edu Melki Paulus Sasarari bersama Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan dari Kilometer 76 di Kabupaten Keerom, Rabu (24/3/2021) dini hari.

“Ratusan kendaraan dengan tujuan Wamena, Kabupaten Jayawijaya ini sebagaian sudah menunggu sejak 4 hari lalu,” ujar Edu.

(Baca Juga: Presiden: Lewat Infrastruktur Kita Bangun Peradaban dan Keunggulan Bangsa)

Edu menjelaskan rencana perbaikan jalan Trans Papua Jayapura-Wamena akan berlangsung bertahap selama 3 bulan. Pihaknya berencana membuka jalan selama sepekan dan selanjutnya akan ditutup kembali untuk pengerjaan tahap kedua.

“Sudah tiga minggu kami tutup dan sekarang kami akan buka selama satu minggu. Rencananya tanggal 30 Maret akan ditutup kembali untuk perbaikan bulan kedua,” katanya.

Edu berencana melakukan evaluasi kerja bersama kontraktor untuk mengetahui sejauh mana hasil dan kendala yang dihadapi selama pengerjaan tahap pertama. Termasuk di antaranya membahas permintaan dari para supir untuk memperpanjang pembukaan jalan.

“Besok saya akan kumpulkan para kontraktor dan semua pihak yang terlibat untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan yang sudah dicapai,” paparnya.

(Baca Juga: Jembatan Kali Biom Rusak, Kodim 1702 Jayawijaya Dirikan Posko Tanggap Bencana)

Di tempat yang sama, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengimbau para supir untuk mematuhi peraturan yang dibuat oleh BBPJN Jayapura. Ia mengatakan aturan ini bertujuan agar pengerjaan jalan dapat selesai tepat waktu.

“Kami sudah sosialisasikan kepada para supir supaya mereka ikut aturan yang dibuat BBPJN Jayapura. Aturan ini bertujuan agar pengerjaan jalan selesai tepat waktu sehingga dapat mempersingkat waktu tempuh yang semula antara 2 hingga 3 hari perjalanan bisa lebih singkat menjadi 10 jam,” ujar Izak.

Untuk mendukung pengerjaan jalan Trans Papua ini, kata Izak, pihaknya sudah menempatkan pasukan TNI di sejumlah lokasi pengerjaan jalan. Prajurit TNI diharapkan akan memastikan pengerjaan jalan bisa tepat waktu.

“Kami sudah menempatkan prajurit TNI di 17 titik pengamanan. Ini sebagai bukti komitmen Korem 172/PWY dalam menyukseskan program nasional untuk kesejahteraan rakyat di Papua,” pungkasnya. (MAS)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *