Tanah Papua
Gerebek Tempat Pembuatan Miras Lokal, Polres Mimika Amankan 3 Orang
TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Kepolisian Resor Mimika menggerebek sejumlah tempat pembuatan minuman tradisional beralkohol atau minuman keras (miras) jenis sopi yang selama ini beroperasi di Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (6/9/2018).
Penggerebekan yang dipimpin Kabag Ops Polres Mimika AKP Andyka Aer berhasil mengamankan tiga orang pelaku beserta barang bukti bahan baku serta peralatan pembuatan sopi.
“Penggerebekan ini sebagai tindak lanjut laporan warga yang resah dengan aktivitas pembuatan miras lokal (milo) ini,” ujar Andyka usai penggerebekan.
(Baca Juga:Polres Mimika Ciduk Pengunggah Video Makar di Media Sosial)
Sebelum penggerebekan, kata Andyka, personel Polres Mimika mengecek tiga rumah yang dilaporkan warga sebagai tempat pembuatan milo jenis sopi. Setelah dicek, ternyata di tiga rumah tersebut ada tempat pembuatan sopi dengan bahan baku ragi kering atau fermipan.
“Selanjutnya ketiga rumah itu kami gerebek. Semua peralatan, bahan baku, dan pemiliknya kita bawa ke Polres Mimika,” kata Andyka.
Menurut Andyka, maraknya peredaran miras di Timika menjadi salah satu penyebab tingginya angka kriminalitas. Karena itu, Polres Mimika akan menindak setiap kegiatan serupa yang masih beroperasi di Timika.
“Bagi orang-orang di tempat lain yang juga melakukan praktik yang sama, kita imbau untuk berhenti. Jangan mencari untung dengan mengorbankan orang lain,” kata Andyka menegaskan.

Polres Mimika gerebek tempat pembuatan minuman tradisional beralkohol jenis sopi di Timika, Kabupaten Mimika. (Rex)
Tergiur Keuntungan Besar
Kasat Narkoba Polres Mimika Iptu Laurentius Kordiali mengatakan para pelaku nekat membuat milo karena tergiur keuntungan besar.
“Untuk sekali suling, mereka bisa menghasilkan milo jenis sopi sekitar 60 liter. Selanjutnya milo ini dijual dalam botol air mineral ukuran 650 mili liter dengan harga Rp25 ribu,” kata Laurentius.
(Baca Juga: Polsek Mimika Baru Musnahkan Busur dan Anak Hasil Razia di Kwamki Narama)
Ia mengaku sudah cukup lama mendengar laporan terkait pembuatan sopi tersebut. “Penggerebekan ini hasil pengembangan Kaur Sabhara. Dari tiga tempat yang kami gerebek, satu ditemukan sedang melakukan proses penyulingan atau sedang produksi, satunya lagi sedang melakukan fermentasi, sementara di lokasi ketiga pelaku kabur sehingga hanya barang bukti yang diamankan,” kata ujar Laurentius. (Rex)
















