Connect with us

Tanah Papua

Dandim 1710 akan Fokus Melakukan Pendekatan Kesejahteraan di Mimika

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Pada era globalisasi, peran pers sangat penting sebagai aktor pembangunan, alat kontrol sosial, dan sebagai penunjang stabilitas wilayah.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan pada Coffee Morning bersama insan pers Kabupaten Mimika di Aula Koramil Timika Kota, Senin (20/8/2018) kemarin.

“Ini yang membuat rekan-rekan bernilai dan penting bagi saya, makanya kita harus kenal lewat coffee morning ini,” ujar Pio Nainggolan.

(Baca Juga: Cantiasa: Jurnalis Hendaknya Memberikan Wacana Edukatif Bagi Masyarakat Papua)

Menurutnya, pers sebagai rekan kerja yang bisa memberikan saran, masukan, evaluasi, bahkan kritikan dimasa kepemimpinannya agar tercipta keselarasan dan hubungan kerja yang baik. Dengan adanya komunikasi ini, kata Pio, ada keselarasan informasi dalam pemberitaan tentang TNI kepada masyarakat.

“Ini harapanku sebagai rekan kerja, apalagi saya orang baru disini. Saya ingin menjadikan kalian semua teman agar kita bisa membangun Mimika secara bersama-sama dalam tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Saya juga butuh masukan, ide, hingga kritikan sehingga ke depan kita bisa lebih sinergi dalam segala hal untuk menjadi lebih baik,” kata mantan Wadanyon Indobatt, Kontingen Garuda UNIFIL – United Nations Interim Force in Lebanon 2013.

Pio mengungkapkan program kerjanya sebagai Dandim 1710 Mimika akan memberikan perhatian terhadap dua hal, yakni internal kesatuan dan kegiatan teritorial.

“Untuk internal tidak banyak yang akan saya lakukan. Saya ikuti apa yang sudah dilakukan pendahulu saya Letkol Inf Windarto, karena sudah banyak hal baik yang beliau lakukan. Dalam waktu dekat ini, saya harus mempersiapkan kedatangan Danrem 174,” ujarnya.

Pendekatan Kesejahteraan dan Keamanan

Mengenai kondisi di Kabupaten Mimika dengan tingginya tingkat kriminalitas, Pio menegaskan akan melakukan pendekatan teritorial berupa pendekatan kesejahteraan (prosperity approach) dan pendekatan keamanan (security approach).

“Ini yang saya pelajari, kedua pendekatan ini harus sejalan bersama. Kalau tanpa ada kesejahteraan maka otomatis negara itu tidak akan aman. Potensi gejolak akan semakin besar. Porsi saya lebih menitikberatkan pada peningkatan ekonomi dalam pembangunan dengan mengedepankan peran babinsa,” kata Pio.

Usai dilantik menjadi Dandim 1710 Mimika menggantikan Letkol Inf Windarto, pekan lalu, Pio langsung berkunjung ke Kokonao, Distrik Mimika Barat. Pio mengaku akan melakukan kunjungan serupa ke Distrik Agimuga, Jila, dan Jita.

Dari kunjungan ini, Pio mengaku sedang mempelajari dan lebih memahami apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat setempat.

“Saya masih menindaklanjuti program yang sudah berjalan. Dari kunjungan ini, saya akan menyusun konsep dalam bentuk kegiatan-kegiatan sektoral dan menyentuh masyarakat ke depan. Kami juga akan melihat beberapa peluang kerja sama dan sinergitas dengan Pemda Mimika dalam beberapa kegiatan pembangunan,” papar Pio.

(Baca Juga: Pemerintah Bangun Rusus untuk Mantan Anggota OPM)

Dari pertemuan ini, Pio berjanji akan melakukan pertemuan serupa secara berkala untuk senantiasa menjalin komunikasi, sharing informasi, dan membahas keselaran informasi terkait berbagai persoalan di Kabupaten Mimika.

“Kita akan lakukan pertemuan seperti ini secara periodik, sehingga dapat menumbuhkembangkan kebersamaan, kerjasama dan keselarasan antara TNI dan Pers Mimika,” ujarnya. (Rex)

Komentar