Tanah Papua
3 Heli dan 2 Pesawat Angkut Bantu Pencarian Heli Penerbad HA-5138
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat untuk membantu pencarian Helikopter Penerbang TNI-AD (Penerbad) di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Minggu (30/6/2019).
Heli Penerbad Mi-17 nomor registrasi HA-5138 hilang kontak dalam penerbangan dari Bandar Udara Oksibil menuju Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/6/2019) sekitar pukul 11.45 WIT.
(Baca Juga: Heli Penerbad Mi-17 HA-5138 Hilang Kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang)
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan tiga pesawat yang akan dilibatkan yakni 2 Heli Penerbad jenis Bell 412 dan pesawat angkut CN-235 registrasi A-2307 milik TNI AU.
“Dua Heli Bell Penerbad akan berangkat dari Timika, Kabupaten Mimika, sementara pesawat CN-235 akan berangkat dari Jayapura mengangkut avtur, alat perlengkapan dan Tim SAR gabungan,” kata Aidi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/6/2019).
Menurut Aidi, pantauan cuaca di Bandara Oksibil pada hari ini cukup bersahabat, berbeda dengan hari sebelumnya. Angin berhembus di bawah kecepatan 5 knot (CALM), jarak pandang 7 kilometer, cuaca normal, dan batas awan terendah pada ketinggian 8.000 kaki atau 2,4 kilometer.
“Dalam pencarian ini, juga akan melibatkan 2 pesawat dari pihak swasta, yakni Heli MD 500 dari Wamena dan satu pesawat jenis Caravan,” ujar Aidi.

Pesawat angkut CN-235 A-2307 milik TNI-AU ikut dalam pencarian Heli Penerbad Mi-17 HA-5138 di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. (Penerangan Kodam XVII Cenderawasih)
Pencarian Jalur Darat
Sementara itu, Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat yang melakukan pencarian melalui jalur darat sudah berangkat dari titik masing-masing pada pukul 04.30 WIT.
(Baca Juga: Terkendala Cuaca Buruk, Pencarian Heli Penerbad HA-5138 Dihentikan Sementara)
Pencarian melalui jalur darat, kata Aidi, terbagi 3 wilayah, yakni wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang yang berpusat di Oksibil yang dipimpin Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, wilayah Distrik (kecamatan) Airu, Kabupaten Jayapura yang dipimpin Kasi Ops Korem 172/PWY, dan wilayah lereh di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura dipimpin Dandim 1701 Jayapura.
“Pencarian di Kabupaten Pegunungan Bintang dibagi menjadi 3 tim, yakni tim pertama melakukan pencarian di Distrik Oksop, tim kedua di Gunung Mol dan Gunung Aplot, dan tim ketiga di Kampung Alutbakon,” papar Aidi.

Hasil analisa GEOINT untuk mencari helikopter Penerbad Mi-17 HA-5138 yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua. (Penerangan Kodam XVII Cenderawasih)
Geospatial Intelligence (GEOINT)
Penentuan pusat pencarian Heli Penerbad HA-5138, kata Aidi, berdasarkan hasil analisa informasi dari masyarakat yang digabungkan dengan teknologi geospatial intelligence (GEOINT).
(Baca Juga: BMKG Imbau Masyarakat Waspada Dampak Pergeseran Musim)
Sebelumnya diperoleh informasi dari warga Kampung Alutbakon, Distrik Oksop bahwa pada Jumat (28/6/2019) sekitar pukul 13.00 WIT, mereka mendengar suara heli melintas melewati sela-sela gunung menuju Distrik Bime dan Distrik Okbab. Namun, warga mengaku tidak melihat jelas keberadaan pesawat karena saat itu tertutup kabut tebal.
“Informasi dari masyarakat tersebut kemudian digabungkan dengan hasil analisa GEOINT untuk mencari kemungkinan keberadaan Heli Penerbad berdasarkan anomali suhu panas. Dari analisa ini ditentukan beberapa titik koordinat yang kemungkinan menunjukkan keberadaan Heli Penerbad,” pungkas Aidi. (Ong)

















