Tanah Papua
Timsus Polda Papua Bekuk Pelaku Penembakan Guru Honorer di Puncak Jaya
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Paku Wanimbo (35), anggota Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang dibekuk Timsus Polda Papua di Kabupaten Puncak Jaya, diterbangkan ke Jayapura, Jumat (22/2/2019) siang. Ia selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan lanjut terhadap luka tembak di paha kirinya.
Informasi yang dihimpun di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Paku Wanimbo (35) dibekuk polisi di Jalan Bandara pada Kamis (21/2/2019) sore, sekitar pukul 17.45 WIT. Timsus Polda Papua yang sedang melakukan patroli mendapat laporan bahwa ada anggota KKSB yang memasuki Kota Mulia. Saat berada di Jalan Bandara, Timsus berpapasan dengan Paku Wanimbo (35) yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor.
“Saat dihentikan, ia berusaha kabur dengan memacu motornya. Salah seorang anggota menembak dan mengenai pahanya,” kata sumber Kabartanahpapua.com di Mulia, Kamis (21/2/2019) malam.
(Baca Juga: Pelaku Penembakan Warga Sipil di Mulia Diduga KKSB Pimpinan Lekagak Telenggen)
Ia lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia untuk menjalani perawatan dengan pengamanan ketat dari aparat.
Dari pengakuannya, ia adalah anggota Lery Mayu Telenggen yang tergabung dalam KKSB pimpinan Lekagak Telenggen yang berbasis di Distrik (Kecamatan) Yambi, Kabupaten Puncak Jaya. Warga Kampung Kalome, Kecamatan Ilamburawi, Puncak Jaya ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang dirilis Polda Papua pada 2014 lalu.
Ia diketahui menjadi salah seorang pelaku penyerangan serta perampasan 8 pucuk senjata api dan 215 butir amunisi di Pos Polisi di Kulirik, Kecamatan Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Januari 2014 silam.
Selain itu, Paku Wanimbo (35) diketahui sebagai pelaku penembakan terhadap guru honorer di Kampung Karubate, Kecamatan Muara, pada September 2016. Terbaru, ia diketahui terlibat dalam aksi penembakan terhadap personel TNI di Kampung Gigobak, Kecamatan Sinak, Kabupaten Puncak, pada 9 Januari 2019 lalu. (Ong)



