Connect with us

Tanah Papua

Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penembakan Warga Pulau Karaka

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan mengaku kesulitan mengungkap pelaku penembakan di cargo dock Portsite, Pelabuhan Amamapare yang menewaskan warga Pulau Karaka, Emakulata Emakuparo (61) pada Sabtu (3/2/2018) lalu.

Padahal, kata Indra, pihaknya sudah melakukan penyidikan sesuai prosedur namun terkendala saksi yang bisa dimintai keterangan. “Saat ini kami mengalami kendala pemeriksaan saksi dari masyarakat yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) pada saat itu,” kata Indra saat ditemui Sekretariat Gakkumdu Kabupaten Mimika, Kamis (1/3/2018).

(Baca Juga: Tokoh Kamoro Desak Kapolda dan Pangdam Ungkap Kematian Warga Pulau Karaka)

Menurut Indra, pihaknya baru memeriksa satu orang saksi yakni suami almarhum. Sementara beberapa saksi lainnya belum bisa dihadirkan untuk dimintai keterangan terkait kejadian itu. Ia berharap kerja sama dari tokoh masyarakat setempat untuk membantu menghadirkan para saksi sehingga kasus ini bisa diungkap.

“Kami baru bisa memeriksa satu saksi yaitu suami korban dan kita sudah ambil keterangannya. Kami berharap saksi lainnya bisa dihadirkan supaya kita bisa tuntaskan penyidikan perkara ini,” kata mantan Kapolres Tolikara ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus meninggalnya warga Pulau Karaka bernama Emakulata Emakuparo (61) berawal dari kasus pencurian di area di Portsite, Pelabuhan Amamapare tepatnya di gudang konsentrat.

Saat itu, ada 3 orang berusaha mencuri konsentrat, ketahuan oleh pihak sekuriti dan saat pengejaran salah seorang pelaku bernama Romanus Nimoreyau (18) berhasil diamankan.

Ketika anggota Satgas Amole hendak mengamankan pelaku ke Polres Mimika, saat menyeberang dari gudang konsentrat ke cargo dock, tiba-tiba pelaku melompat dari perahu motor dan berteriak ke arah perkampung di Pulau Karaka.

Sejumlah warga yang mendengar teriakan Romanus, lalu melempari aparat yang berada diatas perahu motor dengan batu. Karena kewalahan, anggota Satgas Amole sempat melepas 3 kali tembakan. Mendengar suara tembakan, warga semakin beringat melempari anggota Satgas Amole yang kemudian memilih mundur.

(Baca Juga: Polda Papua Bentuk Tim Investigasi untuk Mengungkap Tewasnya Warga Pulau Karaka)

Beberapa saat setelah kejadian, seorang warga Pulau Karaka bernama Emakulata Emakuparo (61), ditemukan tergeletak dengan luka robek pada bagian kepala belakang yang diduga akibat terkena benda tajam.

Ibu Emakulata Emakuparo lalu dievakuasi oleh masyarakat ke Klinik Portsite. Karena kondisi cukup parah, Ibu Emakulata lalu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. Naas, nyawa ibu Emakulata tidak tertolong meski setelah sempat mendapat perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat RSMM. (Rex)

Komentar