Connect with us

Tanah Papua

Lukas Enembe: Pertumbuhan Papua Bagus Karena Ada Tambang, Sektor Lain?

Published

on

Jayapura, Kabartanahpapua.com – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengimbau para Bupati dan Walikota di Provinsi Papua untuk menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tepat waktu.

Menurut Enembe, dengan menetapkan APBD lebih awal maka pelaksanaan kegiatan di daerah yang bersumber dari APBD dapat segera direalisasikan tanpa kendala administratif.

“Ini kita besok penutupan sidang anggaran kita (Provinsi Papua) sehingga Januari sudah mulai start. Kita di Papua sudah menggunakan e-Government, sehingga tidak tunggu-tunggu lagi,” kata Enembe pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 di Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua di Jayapura, Selasa (12/12/2017).

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kata Enembe, agar memanfaatkan DIPA sebagai dasar untuk mensinkronkan pelaksanaan anggaran, baik yang didanai oleh APBN ataupun APBD.

Dengan pelaksanaan kegiatan sejak awal tahun diharapkan memberi capaian hasil yang lebih berkualitas dan dapat menstimulasi kegiatan ekonomi sepanjang tahun 2018 secara seimbang.

“Jadi kalau 2018 kita mulai Januari maka serapan anggaran kita pasti tercapai. Karena itu kabupaten/kota segera menetapkan APBD 2018, Desember harus sudah selesai. Pak Sekda, masih berapa kabupaten yang belum sidang? Ada 6 kabupaten, diminta kepada bupati 6 kabupaten itu segera, jangan kau terlambat itu persoalannya,” kata Enembe.

Enembe juga mengingatkan para kepala daerah di Papua agar meningkatkan kualitas pengelolaan APBD agar bisa terukur dan berbasis output. Alokasi anggaran harus benar-benar dimanfaatkan untuk program dan kegiatan yang memiliki nilai tambah yang besar.

“Lakukan efisiensi belanja operasional termasuk belanja pegawai, perjalanan dinas, honor-honor tim/kegiatan dan rapat-rapat. Jangan kau bikin dana perjalanannya besar, kegiatannya kecil sekali. itu untuk apa, itu yang harus kita ingat, APBD harus dikelola secara baik,” kata Enembe.

Bupati dan walikota di Papua, kata Enembe, agar mendorong kegiatan ekonomi yang dapat menunjang iklim investasi. Diharapkan, akan ada kesinambungan perekonomian di Papua.

“Di Papua ini pertumbuhan ekonomi kita oke, jadi kita bangga pertumbuhan bagus. Tapi itu lebih karena faktor tambang, karena ada Freeport. Sementara pertumbuhan di sektor lain belum dapat kita gerakkan, ini yang menjadi fokus kita. Jangan berharap dari tambang,” pungkas Enembe (Ong)

Komentar