Tanah Papua
Bupati Jayapura: Tak Perlu Membawa Masalah Masjid Al-Aqsha ke Luar Daerah
SENTANI, Kabartanahpapua.com – Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw meminta semua pihak mempercayakan penyelesaian masalah pembangunan menara Masjid Agung Al-Aqsha Sentani kepada tim yang sudah dibentuk Pemerintah. Mathius mengimbau warga Bumi Khenambai Umbai tak perlu membawa kasus sensitif itu ke luar daerah.
“Saat ini ada isu yang tidak mengenakkan tentang masalah agama terkait pembangunan menara Masjid Al-Aqsha. Pemerintah sudah ambil langkah dengan membentuk tim. Oleh karena itu, saya imbau kepada masyarakat agar jangan ambil gerakan tambahan,” kata Mathius dalam sambutannya pada Peringatan Hari Air Sedunia di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Kamis (22/3/2018).
(Baca Juga: Database Kepegawaian Buruk, Ribuan Guru SMA/SMK di Papua Belum Terima Gaji Sejak Januari 2018)
Ia berharap masyarakat tetap tenang dan menciptakan kondisi di Kabupaten Jayapura tetap kondusif. Ia juga mengingatkan agar semua pihak tetap mendukung zona integritas kerukunan beragama yang telah dicanangkan di Sentani pada 2016 lalu.
“Kerukunan yang kita jalin bersama ini tercipta karena di Kabupaten Jayapura ada zona integritas kerukunan beragama yang sudah lama kita galakkan. Untuk itu mari kita pelihara dan tingkatkan kebersamaan kita ke depan,” ujar Mathius.
Sebelumnya, Bupati Jayapura menggelar rapat koordinasi kerukunan umat beragama membahas keputusan Konferensi Persekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) di Aula Kantor Bupati Jayapura, Senin (19/3/2018) lalu.
Hadir dalam pertemuan itu jajaran Forkompimda Kabupaten Jayapura, Majelis Rakyat Papua (MRP), Majelis Muslim Papua (MMP), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua, PPGJ Kabupaten Jayapura, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jayapura dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu akhirnya memutuskan membentuk tim kecil dari PPGJ, FKUB dan MUI untuk menyelesaikan polemik pembangunan menara Masjid Al-Aqsha yang terletak dipinggir Jalan Sentani – Jayapura.
Tim kecil yang terbentuk saat itu yakni Pdt Albert Yoku selaku Ketua Tim dengan anggota Robby Depondoye, KH Saiful Islam Payage, Pdt Hosea Taudufu dan Dr Tony Wanggai. (Mas)

