Tanah Papua
Eksistensi Brimob Dongkrak Kepercayaan Publik Terhadap Institusi Polri
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Eksistensi yang telah ditunjukkan Korps Brigade Mobil (Brimob) turut memberikan poin positif kepada institusi Polri dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik.
Hal tersebut tertuang dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang dibacakan Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin pada upacara peringatan HUT ke-73 Korps Brimob di GOR Cenderawasih, Jayapura, Rabu (14/11/2018).
“Selaku pimpinan Polri, saya sangat mengharapkan dukungan penuh para personel Brimob untuk mendukung tugas-tugas penting yang dibebankan kepada Polri,” kata Tito.
(Baca Juga: Kepolisian Lumpuhkan 2 Anggota KKSB di Nduga)
Korps Brimob selaku pasukan elite Polri telah menunjukkan kontribusi nyata yang bernilai penting dalam berbagai penugasan untuk pemeliharaan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia.
Tito mencontohkan kontribusi Brimob dalam mendukung pengamanan Pilkada Serentak 2018, dan Operasi Ketupat 2018. Selain itu, pengamanan berbagai event internasional seperti Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, dan IMF-World Bank Annual Meeting 2018.
“Saya juga mengapresiasi peran serta Brimob dalam mendukung terlaksananya operasi penegakan hukum terhadap jaringan teroris di Sulawesi Tengah dan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Papua, serta pengamanan berbagai unjuk rasa dengan jumlah massa yang besar, dan penugasan lain di luar negeri,” papar Tito.
Kapolri mengingatkan tantangan tugas ke depan yang segera dihadapi Korps Brimob yakni pelaksanaan Operasi Lilin 2018 dan pengamanan tahapan Pemilu 2019.
“Pemilu 2019 memilki karakteristik dan potensi kerawanan yang khas karena antara pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) dilaksanakan secara bersamaan sehingga berpotensi menimbulkan kompleksitas, mulai dari tahap pemungutan suara, perhitungan, dan rekapitulasi suara. Semua agenda nasional itu harus terselenggara secara aman, lancar, dan damai,” ujar Tito.
Pembentukan Detasemen Brimob di Wamena
Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan bahwa peringatan HUT Brimob ini menandai 73 tahun pengabdian Brimob yang tidak terputus dan menjadi semangat bagi institusi Polri.
“Harapan kami, sesuai moto Brimob ‘Sekali Melangkah Pantang Menyerah, Sekali Tampil Harus Berhasil, dan Jiwa Ragaku untuk Kemanusiaan’ harus ditunjukkan dalam wujud nyata,” kata Martuani.
(Baca Juga: Kapolda Papua: TNI-Polri Kejar Purom Wenda, Gembong Pengacau Keamanan di Lanny Jaya)
Tantangan Korps Brimob di Papua, menurut Martuani, karena masih adanya gangguan kamtibmas yang dilakukan KKSB di beberapa daerah. Untuk itu ia berencana menambah satu Detasemen Brimob di Wamena untuk memudahkan pengamanan di wilayah pegunungan tengah Papua.
“Dengan jumlah personel Brimob yang ada dan tantangan kondisi alam Papua, saya berencana membentuk detasemen baru di Wamena. Nantinya, detasemen ini akan mem-backup 8 kabupaten di pegunungan tengah Papua,” papar Martuani.

Syukuran HUT Brimob ke-73 yang diadakan di GOR Cenderawasih Jayapura. Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Ketua Bhayangkari Papua, Dansat Brimob dan Ketua Cabang Sat Brimobda. Tumpeng diberikan kepada anggota Brimob tertua Iptu Sudiyono dan anggota Brimob termuda Bharada Solehudin. (Ern)
Mengedepankan Pendekatan Humanis
Kepala Satuan Brimob Polda Papua Kombes Pol Jermias Rontini mengatakan bahwa pihaknya selalu mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas menjaga kamtibmas di Papua.
“Saat bertugas, kami akan mengedepankan pendekatan humanis selama bisa dilakukan. Tapi kalau harus dengan tindakan tegas, ya kami lakukan tindakan tegas,” kata Rontini.
Mengenai langkah penegakan hukum terhadap KKSB, menurut Rontini, pihaknya menghadapi kendala geografis saat melakukan pengejaran.
“Seperti kemarin ke Distrik Balingga di Lanny Jaya dengan Bapak Kapolda. Itu kali pertama kami sampai di Balingga karena sudah ada akses jalan. Saat belum ada jalan, butuh waktu berhari-hari untuk sampai ke sana. Kemarin hanya butuh 4 jam, itupun karena kondisi jalan belum bagus,” ujar Rontini.
(Baca Juga: Lerai Tawuran Antarkelompok di Oksibil, 2 Anggota Polisi Terkena Panah)
Rontini mengapresiasi personel Brimob di Papua yang telah ikut berperan untuk menjaga kamtibmas, khususnya pada pelaksanaan pemilihan gubernur Papua dan pemilihan bupati pada Pilkada serentak 2018.
“Secara umum pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Papua berjalan aman, lancar, dan damai. Bahkan ada 20 personel Brimob yang di BKO ke Tolikara mendapat penghargaan dari Kapolda karena mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang mampu memberi kontribusi positif menjaga kamtibmas di sana,” papar Rontini. (Ern)
















