Connect with us

Tanah Papua

Tim Kesehatan Gel III Bertugas Hingga Ada Program Terpadu Lintas Kementerian

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Rombongan Tim Kesehatan TNI gelombang III bersama 4 mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang diangkut dengan pesawat Hercules TNI AU, tiba di Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (15/2/2018) sore.

Tim kesehatan yang berjumlah 19 personel yang dipimpin Komandan Tim Kesehatan TNI, Letkol Laut (K) dr. Aminuddin Harahap disambut langsung Komandan Satgas Kesehatan (Dansatgaskes) TNI, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika.

Ditemui usai menyambut tim kesehatan, Asep mengatakan rombongan yang beranggota 19 personel ini terdiri dari dokter spesialis anak, kebidanan, penyakit dalam, dokter umum, dan paramedis. “Mereka akan bermalam di Timika, dan Jumat (16/2) besok bertolak ke Agats, Kabupaten Asmat,” kata Asep di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (15/2/2018).

(Baca Juga: Kegiatan Tim Kesehatan Berlanjut, Tunggu Program Terpadu Pemerintah Pusat)

Dalam pesawat itu, kata Asep, selain membawa personel juga membawa bekal obat-obatan dan peralatan medis yang akan dipakai di Asmat. Setelah penanganan kejadian luar biasa (KLB) campak, kata Asep, saat ini tim kesehatan fokus menangani gizi buruk sesuai perintah Panglima TNI.

“Atas perintah Panglima TNI, kami melaksanakan kelanjutan tugas Satgas Kesehatan selama 270 hari. Namun, saya belum bisa memastikan mereka akan bertugas berapa lama di Agats, karena masih menunggu program kesehatan terpadu yang tengah dirancang Pemerintah Pusat,” kata Asep yang juga menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Merauke.

(Baca Juga: BEM UI Ikut Tim Kesehatan TNI Gelombang ke-3 ke Asmat, Tanpa Zaadit Taqwa)

Kedepan, kata Asep, Tim Kesehatan TNI akan bergabung dalam operasi kesehatan terpadu yang tidak hanya mengurusi kesehatan, namun juga pendidikan, pertanian atau perikanan dan perbaikan sanitasi serta pemukiman. Berbeda dengan dua tim sebelumnya yang menangani kegiatan tanggap darurat KLB campak, sementara tim ini akan menunggu peralihan ke program kesehatan terpadu.

“Rencananya tim ini akan bertugas hingga ada program kesehatan terpadu yang melibatkan lintas kementerian,” kata Asep. (Rex)

Komentar