Tanah Papua
Meski Kasus Covid Menurun,Mimika Tetap Harus Terapkan PPKM Level IV
TIMIKA,KTP.com – Meskipun kasus Covid di Mimika sudah menurun tetapi Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika menegaskan, Kabupaten Mimika masih harus menerapkan PPKM Level IV.
Meskipun Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan Instruksi nomor 32 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.
“Kabupaten Mimika masih akan tetap berada pada PPKM level 4. Meskipun kasus baru Covid-19 dan kasus kematian dalam 10 hari menurun Mimika masih tetap pada level 4,” kata Kepala Dinkes Mimika Reynold Ubra di kantor pusat pemerintahan, Kamis (12/8/2021)
Menurut Reynold,menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah dengan kriteria Level 3 (tiga), Level 2 (dua) dan Level 1 (satu) situasi pandemi berdasarkan assesmen oleh Kementerian Kesehatan serta lebih mengoptimalkan Pos Komando (Posko) Penanganan COVID-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.
“Mimika jangan dulu turun ke level 3 karena kasus kematian akibat Covid-19 masih saja terjadi dan vaksinasi juga belum mencapai 30 persen,” tuturnya.
(Baca Juga: Kadinkes Mimika Reynold Ubra: Per 1 Juli Angka Kematian Sudah Rata-rata 5 Orang Perhari)
Reynold mengungkapkan dalam 10 hari terakhir kasus aktif tersisa 800, dan rata- rata spesimen yang diperiksa hanya 14 persen yang positif dan ini menurun dibandingkan sebelumnya. Pasien yang sembuh juga meningkat, dan kasus kematian juga terus menurun. Sebelumnya dalam sehari terdapat 5 kasus kematian, sekarang menurun hanya 3 kasus kematian dalam sehari, dan ini terjadi pada saat PPKM level 4. Sehingga pihaknya menyaranyakn pada saat evaluasi nanti kita tetap pertahankan PPKM Level IV.
“Saya optimis jika Mimika masih pada PPKM level 4 maka angka penyebaran dan kasus kematian bisa terus ditekan,”ugkapnya.
Reynold menambahkan jumlah keseluruhan warga Mimika yang telah divaksin baru mencapai 82.836 orang sedangkan targetnya 125.000 orang harus terima vaksinasi sebelum 17 Agustus.
“Kami akui memang vaksin yang di datangkan berjumlah sedikit sehingga vaksinasi tidak mencapai target,”ujarnya.(DEN)

