Connect with us

Tanah Papua

Usung Peti Mati, Forsope Desak Bupati Mimika Copot Kadis Pendidikan Jeni Usmani

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Solidaritas Pendidikan (Forsope) menggelar aksi unjuk rasa mendesak Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng mencopot Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jeni O Usmani, Selasa (6/2/2018).

Ratusan massa Forsope berkumpul di Gedung Serbaguna Eme Neme Yauware Timika, lalu melakukan long march mengarak peti mati menuju Kantor DPRD Mimika dan Sentra Pemerintah Kabupaten Mimika di Satuan Pemukiman 3 di Kuala Kencana.

“Peti mati ini sebagai simbol matinya pendidikan di Kabupaten Mimika,” kata Alex Rahawarin dalam orasinya di halaman Gedung Serbaguna Eme Neme Yauware, Timika, Kabupaten Mimika, Selasa (6/2/2018).

Alex mengatakan Forsope adalah gabungan dari para guru sekolah negeri dan swasta serta orang tua siswa yang prihatin atas situasi pendidikan di Kabupaten Mimika. Pencopotan Kadis Pendidikan Mimika, menurut Alex, karena 800-an guru di Kabupaten Mimika belum menerima insentif sepanjang 2017.

“Dalam aksi ini, kami sengaja mengenakan seragam hitam sebagai simbol dunia pendidikan di Mimika sedang berduka,” kata Alex.

(Baca Juga: Insentif Tak Kunjung Dibayar, Puluhan Guru Honor Blokade Jalan)

Saat melakukan long march dari Gedung Serbaguna Eme Neme Yauware menuju Kantor DPRD Mimika, para pengunjuk rasa terus meneriakkan agar Kadis Pendidikan Mimika dicopot dari jabatannya. Tampak, sejumlah siswa yang berpakai lengkap ikut dalam unjuk rasa ini.

“Jeni Usmani harus dicopot sebagai Kadis Pendidikan,” teriak Alex lewat pengeras suara. “Ketika para guru meninggalkan kelas, lalu turun ke jalan pegang toa berteriak keras, apalagi mengarak peti mati, maka jelas ada masalah besar di dunia pendidikan,” kata Alex dalam orasinya.

Aksi menuntut pembayaran insentif guru di Kabupaten Mimika sudah berulang kali disuarakan solidaritas guru, namun tak kunjung membuahkan hasil. Bahkan solidaritas guru sudah membuat laporan polisi ke Polres Mimika dengan melampirkan bukti dugaan penyelewengan dana dalam APBD Mimika Tahun Anggaran 2017.

“Hingga saat ini belum mendapat keterangan dari Polres Mimika, apakah kasus ini sudah masuk tahap penyelidikan atau penyidikan,” kata Alex. (Rex)

Komentar