Connect with us

Tanah Papua

Ketua Pansus Kemanusiaan DPRK Mimika Respon Pernyataan Wakil Ketua I Lemasko

Published

on

TIMIKA,KTP.com –  Ketua Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan DPRK Mimika, Anton N. Alom, bereaksi keras terhadap pernyataan Wakil Ketua I Lemasko, Marianus Maknaipeku, terkait pembentukan empat Pansus oleh legislatif.

Anton menegaskan bahwa kritik yang dilontarkan Waket I Lemasko,Marianus seharusnya dipandang sebagai pendapat pribadi, bukan representasi sikap lembaga Lemasko.

​Anton menyayangkan sikap tersebut dan menilai bahwa sebagai lembaga adat, Lemasko seharusnya menjadi mitra strategis yang memberikan masukan konstruktif bagi kerja-kerja Pansus, terutama dalam penyelesaian konflik dan tapal batas.

Menanggapi keraguan terhadap efektivitas Pansus, Anton menyatakan bahwa fokus Pansus yang telah dibentuk adalah mencari akar dari berbagai persoalan sosial yang terjadi di Mimika, bukan sekedar mediasi.

​Anton menjelaskan bahwa Pansus Kemanusiaan dibentuk dengan misi mendalam untuk membedah akar konflik yang berkepanjangan di Mimika, khususnya di wilayah Kwamki Narama.

Pansus ingin mencari tahu mengapa konflik di Kwamki Narama selalu memakan korban jiwa dalam jumlah besar (mencapai ratusan sejak 1996) dibandingkan wilayah lain seperti contoh di SP12 atau SP5.

“Pansus hadir untuk cari tahu kenapa terjadi masalah, kenapa terjadi hal-hal macam itu?,” tegas Anton, Jumat (27/2/2026).

​Selain Kwamki Narama, Anton mengungkapkan bahwa Pansus juga akan memberikan perhatian khusus pada persoalan di Kapiraya.

Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat Mimika mendapatkan hak mereka untuk hidup tenang dan damai.

​”Lembaga adat harusnya berjalan beriringan dengan kami untuk mencari solusi. Timika ini negeri kita bersama. Pernyataan itu saya anggap pribadi, jangan bawa-bawa nama lembaga,” tambahnya.(MWW)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *