Tanah Papua
Pemkot Jayapura Perpanjang Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Wali Kota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano,MM., melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) perpanjangan dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Djamal Adriansyah, untuk jaminan kesehatan nasional (Jamkesmas) sebanyak 8.429 jiwa dengan skema Universal Health Coverage (UHC) melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Djamal Adriansyah usai melakukan PKS di ruang kerja Wali Kota Jayapura, Kamis (12/12/2019) mengatakan, untuk masyarakat lebih diprioritaskan mendapatkan KIS, terutama untuk orang asli Papua yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kota Jayapura, dengan nama yang didaftarkan berdasarkan data dan rekomendasi dari Dinas Sosial dan Dinas kependudukan dan pencatatan sipil.
Djamal menambahkan, untuk pelayanan kesehatan yang diberikan Pemkot kepada masyarakat yang dijadikan peserta BPJS Kesehatan sifatnya bantuan, sehingga kelas pelayanan jika masuk rumah sakit ada di kelas III dan berlaku hingga bulan Desember 2020.
“Kami berharap kehadiran BPJS Kesehatan di Kota Jayapura bisa sama-sama kita menunjang pembangunan Kota Jayapura, khususnya di bidang kesehatan dan kami berterima kasih kepada Wali Kota, Sekda ada di dinas-dinas terkait khususnya Dinas Kesehatan, Dispendukcapil, Dinas Sosial, karena ini sudah sama-sama bersinergi untuk memastikan pelayanan kesehatan di Kota Jayapura semakin baik dan maksimal,” ucapnya.
Sementara itu Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., mengatakan, PKS ini sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, sehingga diharapkan melalui pelayanan kesehatan ini, jika ada masyarakat ingin memeriksakan kesehatan atau sakit bisa langsung berobat. Masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya, karena pelayanan kesehatan sudah ditanggung BPJS Kesehatan.
“Untuk pembayaran iuran kesehatan di BPJS Kesehatan setiap bulan kita mencapai Rp 4 miliar lebih dalam satu tahunnya bisa Rp 48 miliar lebih dan khusus bagi 17 ribu warga OAP Port Numbay juga telah terlayani di BPJS Kesehatan, yang ada di 14 kampung,”katanya.
Tomi Mano menambahkan, Pemkot juga dalam memberikan kucuran dana di 13 Puskemas di Kota Jayapura lebih Rp 1 miliar untuk setiap Puskemas, dalam memberikan pelayanan kesehatan. Oleh karenanya, dengan masih adanya 168 ribu jiwa yang belum terdata atau tidak memiliki NIK akan dilakukan penyisiran bekerjasama dengan kepala distrik, lurah dan kampung, agar bisa dimasukan menjadi peserta BPJS Kesehatan. (Ern)
















