Connect with us

Tanah Papua

Kadinkes Mimika: Kasus Komulatif Covid 19 Di Mimika Meningkat Jadi 7300

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Kasus Covid 19 di Kabupaten Mimika terus mengalami peningkatan, sehingga membuat ketersediaan tempat tempat tidur di RSUD Mimika saat ini menjadi kurang dari 50 persen, artinya tempat tidur yang di gunakan sudah lebih dari 50 persen.

Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Mimika Reynold Ubra mengatakan bahwa saat ini jumlah komulatif Covid di Kabupaten Mimika 7300 kasus. Ada penambahan 61kasus dari 303 spisemen yang di periksa. Untuk pasien sembuh hasil laporan dari RS Tembagapura, RSUD Mimika dan RS Mitra Masyarakat sebanyak 46 orang.

“Untuk pasien aktif Covid yang diisolasi dan di rawat di rumah sakit berjumlah 721 orang yang sebelumnya di tanggal 10 kemarin 756 orang,” kata Reynold saat di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (12/7/2021).

Reynold mengungkapkan bahwa dari beberapa rumah sakit yang menangani kasus Covid yang ada di Mimika, kasus yang peningkatannya paling bermakna yaitu terdapat di RSUD Mimika. Dari pasien yang tadinya ada 20 orang meningkat menjadi 37.

(Baca Juga: Dukungan PPKM, Sore Ini Ruas Jalan Dalam Kota Timika Akan Disekat)

“Paling meningkat di RSUD empat hari terakhir naik signifikan, sehingga hingga saat ini dari semua rumah sakit menjadi 63 orang yang di rawat dari total sebelumnya 44 orang,”ungkap Reynold.

Upaya Penanggulangan Covid 19

Reynold menjelaskan upaya penanggulangan Covid di Mimika selain memperketat akses masuk ke Kabupaten Mimika Dinkes Mimika melakukan upaya penjaringan kasus bersama Puskesmas. Upaya tersebut yaitu melakukan penjaringan kasus terhadap kasus ISPA sebanyak mungkin di puskemas.

Untuk skenario pelayanannya menurut Reynold yaitu bagi terkena ISPA kemudian di Swab Antigen hasilnya positif atau reaktif akan di tangani oleh Puskesmas, tidak perlu dilakukan PCR di rumah sakit. Kecuali atas pertimbangan dokter di Puskesmas.

“Yang memiliki gejala ringan hingga gejala sedang itu tetap isolasi mandiri dan di pantau oleh Puskesmas. Sementara dengan gejala berat akan dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

(Baca Juga: TNI AL Bersama Pemkab Mimika Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Mimika)

Selain itu Reynold menambahkan bahwa, selain upaya penjaringan kasus pihaknya meminta kepada para Puskesmas untuk menjalin jejaring dengan rumah sakit baik pemerintah maupun swasta. Hal tersebut dilakukan dalam rangka penjaringan kasus, testing dan tresing.

“Kemudian jika rumah sakit apabila menerima pasien dengan gejala ringan maka bisa dirujuk balik ke Puskesmas,”ujarnya.

Reynold mengimbau kepada masyarakat Mimika dengan adanya peningkatan kasus tersebut untuk tetap tinggal di rumah. Selanjutnya tetap mengutamakan protokol kesehatan di manapun berada.

” Karena sampai hari ini kami lihat masyarakat masih aktif membuat kerumunan. Saya harap dengan bijaksana masyarakat kami mohon untuk tidak mengumpulkan orang,”tuturnya.(DEN)

Komentar