Tanah Papua
Wujudkan Ketahanan Pangan Wilayah, Kodim Mimika Gelar Kegiatan Penanam Jagung
TIMIKA,KTP.com – Dalam rangka membantu mengantisipasi krisis pangan serta mengatasi kesulitan masyarakat yang berada di wilayah binaan, Kodim 1710/Mimika bersama Kelompok Tani binaan menggelar kegiatan praktek nyata penanaman jagung manis Bonanza di lahan milik Kodim 1710/Mimika.
Lahan yang ditanami jagung seluas 1 hektar dari 2,6 hektar. Kegiatan penanaman jagung di pimpin oleh Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, Kamis (28/07/2022).
Kegiatan tersebut juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Mimika dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika.
Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketahanan pangan wilayah merupakan tanggungjawab bersama.
Untuk itu, melalui kegiatan praktek nyata penanaman jagung ini Dandim mengajak semua pihak untuk saling bahu membahu dalam membantu menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Kegiataan penanaman jagung di lahan milik Kodim/1710, foto istimewa (Kamis (28/7/2022)
“Kegiatan ini sebagai wujud pembinaan teritorial TNI AD dalam rangka pemulihan ekonomi dan reformasi melalui pembinaan ketahanan pangan,” kata Dandim.
(Baca Juga: Kodim 1710/Mimika Gelar Upacara Pembukaan TMMD ke 144)
Dandim mengatakan bahwa hasil panen kebun jagung manis itu nantinya akan dibagikan ke masyarakat binaan, selain itu kedepan dirinya juga akan terus membuka lahan milik Kodim 1710/Mimika dari lahan tidur menjadi lahan produktif.
“Masalah ketahanan pangan memang harus dibangun, untuk itu perlu adanya edukasi agar masyarakat dapat mandiri dalam hal eksistensi pangan. kami selaku aparat teritorial akan selalu berada di tengah masyarakat guna membantu kesulitan rakyat di wilayah binaan,”Kata Dandim.
Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Tanaman pangan dan Holtikultura, Daniel menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1710/Mimika karena pembinaan pertanian telah menjadi salah satu lokasi pengembangan program ketahanan pangan.
“Kami siap dukung penuh program ini. Bahkan kalau bisa bersama-sama, kita kembangkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan daerah,” Kata Daniel.(HMS/MSC)



