Tanah Papua
Tim SAR Belum Temukan Tanda-Tanda Keberadaan Heli Penerbad HA-5138
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Hingga hari ke-4, Tim SAR gabungan belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan Helikopter Penerbad Mi-17 nomor registrasi HA-5138. Heli Penerbad HA-5138 hilang kontak dalam penerbangan dari Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang menuju Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/6/2019) lalu.
Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan pencarian pada hari ke-4 ini masih difokuskan di wilayah pegunungan di Distrik (kecamatan) Oksop.
“Pencarian ini mengacu dari laporan warga setempat yang sempat melihat heli tersebut melintas dan sempat mendengar bunyi longsoran,” kata Dax di Jayapura, Senin (1/7/2019).
(Baca Juga: Heli Penerbad Mi-17 HA-5138 Hilang Kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang)
Pada hari ini, kata Dax, Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat melakukan pencarian melalui darat dan udara mulai pukul 07.00 WIT. Pencarian melalui udara menggunakan 3 heli dan satu pesawat angkut CN-235 milik TNI AU yang membantu mengangkut persediaan avtur dan ransum untuk kegiatan SAR.
“Tiga heli ini, masing-masing melakukan penerbangan pencarian dari titik hilang kontak (lost contact) dengan radius 5 – 20 mil. Heli Penerbad HA-5177 melakukan 2 kali penerbangan pencarian dan Heli Penerbad HA-5185 sempat melakukan sekali penerbangan pencarian. Sementara Heli Bell 206 milik swasta yang membantu pencarian sempat tiga kali melakukan penerbangan pencarian,” papar Dax.
“Sementara itu, pesawat angkut CN-235 A-2307 milik TNI-AU sempat melakukan satu kali pengiriman bahan bakar dan ransum untuk kegiatan SAR dari Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura,” kata Dax menambahkan.

Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat melakukan pencarian Helikopter Penerbad Mi-17 HA-5138 melalui jalur darat di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang. (Penerangan Kodam XVII Cenderawasih)
Pencarian Melalui Jalur Darat
Untuk pencarian melalui jalur darat, kata Dax, Tim SAR gabungan mengerahkan 100 orang yang disebar di 3 wilayah. Tim pertama, beranggotakan 50 orang dipimpin Dandim 1702 Jayawijaya menyisir wilayah pegunungan di Distrik (kecamatan) Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.
“Tim SAR gabungan menyisir wilayah ketinggian di Distrik Oksop khususnya sekitar gunung Mol dan gunung Aprok,” tutur Dax.
(Baca Juga: Pencarian Heli Penerbad HA-5138 Menyisir Wilayah Pegunungan di Distrik Oksop)
Tim kedua yang dipimpin Dandim 1701 Jayapura yang berkekuatan 20 orang melakukan pencarian di wilayah lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura. Sementara tim ketiga yang dipimpin Kasi Ops Korem 172/PWY dengan kekuatan 30 personel melakukan pencarian di wilayah Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.
“Hingga pukul 15.00 WIT, pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca sudah tidak memungkinkan dilakukan pencarian. Untuk selanjutnya pencarian akan dilanjutkan esok hari,” pungkas Dax. (Ong)



