Tanah Papua
Polda Papua Bantah Klaim KKSB Bunuh Anggota Brimob di Kabupaten Intan Jaya
JAYAPURA, Kabartanahpapua.com – Kepolisian Daerah Papua membantah kabar terbunuhnya satu anggota Brimob oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Kabupaten Intan Jaya.
Sebelumnya beredar infomasi yang disebarluaskan Admin TPNPBNews yang berisi siaran pers yang dikeluarkan oleh Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM tertanggal 5 Januari 2020 tentang keberhasilan TPNPB menembak mati seorang anggota polisi.
“Terkait informasi yang disebarluaskan TPNPBNews tertanggal 5 Januari 2020 itu, adalah tidak benar atau hoaks,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/1/2020).
(Baca Juga: KKSB, Hoaks, dan Isu HAM)
Kamal menegaskan pihaknya tidak menerima laporan mengenai adanya korban anggota Brimob dalam operasi penegakan hukum terhadap KKSB di wilayah Kabupaten Intan Jaya. Mengenai foto identitas anggota polisi yang dilampirkan TPNPBNews, diakui Kamal adalah milik anggota polisi yang terjatuh saat melakukan pengejaran KKSB di Kabupaten Intan Jaya.
“Namun anggota (Brimob) yang barang-barangnya terjatuh tersebut saat ini masih berdinas di Timika,” kata Kamal.

Sekelompok anggota KKSB yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengelilingi sosok manusia yang telungkup. (TPNPBNews)
Lebih jauh, Kamal menjelaskan kejanggalan dua foto yang dilampirkan TPNPBNews yang berada di tempat dan situasi yang berbeda. Foto anggota KKSB yang mengelilingi sosok dalam kondisi telungkup terlihat dengan latar belakang hutan gersang, sementara foto peralatan anggota Brimob berikut identitasnya berada di padang rumput hijau.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Cek dahulu kebenarannya sebelum menyebarluaskan informasi, karena menyebarkan berita bohong atau hoaks bisa dikenai saksi hukum sesuai UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” paparnya.
(Baca Juga: Kapolda Papua: Jangan Bersaksi Dusta, Jadi Penyebar Hoaks di Tanah Papua)
Selain membantah mengenai kabar terbunuhnya seorang anggota Brimob, Kamal juga membantah seluruh narasi yang disebarluaskan dalam rilis Manajemen KOMNAS TPNPB-OPM yang disebarluaskan melalui media sosial.
Menurutnya, aparat kepolisian dibantu TNI akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKSB yang telah melakukan aksi kekerasan bersenjata terhadap warga sipil dan aparat.
“Sampai saat ini situasi keamanan dan ketertiban di Papua dalam kondisi aman dan kondusif. Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih bersama pemerintah daerah akan terus bersinergi menjaga keamanan di Papua sehingga warga masyarakat dapat beraktifitas dengan baik dan lancar tanpa adanya rasa takut,” kata Kamal.

Anggota KKSB sedang memperlihatkan identitas anggota Brimob yang mereka klaim berhasil dibunuh. (TPNPBNews)
Kepolisian bersama TNI, kata Kamal, akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat yang merupakan tugas pokok dalam menjamin keamanan di setiap daerah di wilayah hukum Polda Papua.
“Kami mengajak seluruh warga Papua untuk bersama kepolisian dan TNI mendukung program-program pemerintah dalam membangun Papua ke depan yang lebih baik,” pungkas Kamal. (Ong)
















