Jelang HUT RI Ke 81,Ikatan Lima Suku Besar Mimika Serukan  Masyarajat Jaga Kamtibmas 

Berita, Tanah Papua39 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Ikatan Lima Kepala Suku Besar di Kabupaten Mimika mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Lima suku besar yang tergabung dalam ikatan tersebut yakni Suku Dani, Damal, Nduga, Mee, dan Moni, menekankan pentingnya menciptakan suasana aman dan damai di tengah dinamika sosial yang berkembang di wilayah Mimika.

Ketua Ikatan Lima Kepala Suku Besar Mimika, Deki Tenoye, menegaskan bahwa momentum peringatan kemerdekaan harus dijadikan sebagai ajang memperkuat persatuan, bukan sebaliknya memicu konflik di tengah masyarakat.

“Memasuki bulan Agustus, kita harus menjaga Mimika tetap aman. Tidak boleh ada lagi tindakan kekerasan apalagi saling membunuh. Itu melanggar hukum dan merusak kehidupan sosial kita. Mari kita rayakan HUT RI dengan damai agar masyarakat bisa hidup sejahtera dan beraktivitas dengan baik,” tegas Deki Tenoye dalam keterangannya di Timika, Senin (3/8/2026).

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda, untuk bersama-sama menjaga stabilitas daerah yang selama ini dibangun dengan semangat kebersamaan.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum Ikatan Lima Kepala Suku Besar Mimika, Elipanus Wesareak, yang juga Kepala Suku Besar Nduga, menekankan bahwa stabilitas kamtibmas menjadi fondasi utama dalam mendukung jalannya pemerintahan dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Kondisi keamanan yang kondusif sangat penting agar seluruh aktivitas, baik pemerintahan maupun kehidupan sosial masyarakat, dapat berjalan tanpa gangguan. Karena itu, semua pihak harus berperan aktif menjaga situasi tetap aman,” ujarnya.

Elipanus juga mendorong aparat keamanan untuk terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di daerah, termasuk tokoh adat, tokoh gereja, pemuda, serta berbagai paguyuban yang berada di bawah naungan Kesbangpol dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).
Menurutnya, sistem dan perangkat pemerintahan di Kabupaten Mimika sejatinya telah berjalan baik, namun perlu ditopang dengan koordinasi yang lebih optimal agar potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

“Koordinasi harus ditingkatkan supaya setiap potensi gangguan bisa dikendalikan dengan baik. Mimika ini adalah miniatur Indonesia di Papua, sehingga semua elemen harus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” pungkasnya.

Dengan imbauan tersebut, diharapkan peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Mimika dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persatuan.(ADM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *