Connect with us

Tanah Papua

Insentif Tak Kunjung Dibayar, Puluhan Guru Honorer Blokade Jalan

Published

on

Timika, Kabartanahpapua.com – Puluhan guru honor menggelar aksi bakar ban di Jalan Cenderawasih depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Timika, Kabupaten Mimika, Senin (18/12/2017) pagi.

Puluhan guru honor yang tergabung dalam Solidaritas Guru Mimika mendesak Pemerintah Daerah Mimika segera membayar Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) atau insentif yang sudah hampir setahun belum terbayarkan.

Aksi blokade jalan ini menganggu arus lalu lintas yang menghubungkan Kota Timika dengan satuan pemukiman (SP) 3, Kuala Kencana. Anggota Polres Mimika yang berjaga lalu mengalihkan kendaraan melalui jalan alternatif.

Ketua Solidaritas Guru Mimika, Alexander Rahawarin mengatakan aksi tersebut untuk mendesak DPRD Mimika memfasilitasi pertemuan dengan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng.

Menurut Alex, pihaknya harus bertemu langsung dengan Eltinus Omaleng selaku kepala daerah karena sejumlah pertemuan yang difasilitasi oleh Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang dan DPRD Mimika tidak membuahkan hasil.

“Sudah berulang kali pertemuan namun tidak ada hasil. Kami butuh bukti insentif kami dibayarkan,” kata Alex di Timika.

Dia juga meminta agar Eltinus Omaleng segera menindak Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika, Yenie Usmani yang terkesan tidak peduli dengan tuntutan mereka.

“Tolong bayar hak kami. Kami mau makan apa lagi, mau harap siapa lagi. Anak-anak kami di rumah menunggu, entah nanti mau makan apa lagi, tolong kami. Bupati jangan lindungi oknum PNS yang tidak peduli sama bawahannya,” katanya.

Dalam orasinya, para guru honor mengungkapkan kondisi sulit yang mereka hadapi karena tunjangan tak kunjung dibayar. Selama ini, mereka masih bersabar menjalankan tugas mengajar meski TTP tidak dibayar.

“Kami kerja setengah mati, hari raya Natal sudah dekat, perempuan (Yenie Usmani) ini punya Tuhan kah?” kata salah seorang pengunjuk rasa.

Aksi puluhan guru honor sudah berlangsung sejak 2 bulan terakhir di Timika, Kabupaten Mimika. Sepekan lalu, mereka bahkan sempat melakukan blokade jalan di tengah Kota Timika, namun Pemda Mimika tak bergeming.

Bahkan delik aduan dugaan penyelewengan TTP atau insentif Semester I 2017 oleh oknum Dispendasbud Kabupaten Mimika yang dilayangkan Solidaritas Guru Mimika ke Polres Mimika hingga kini tak ada kabar berita. (Rex­)

Komentar