Connect with us

Tanah Papua

Herman Tangke Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Tongkonan

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Anggota DPRK Mimika dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Tangke, memanfaatkan masa reses Tahap II di Daerah Pemilihan (Dapil) IV dengan menggelar pertemuan bersama konstituen sekaligus menyerahkan bantuan pembangunan Tongkonan, rumah adat Toraja, di Kabupaten Mimika, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian wakil rakyat terhadap aspirasi masyarakat Toraja yang selama ini berencana mendirikan rumah adat sebagai pusat budaya di tanah rantau. Herman mengakui bahwa pembangunan Tongkonan sudah masuk dalam rencana komunitas Toraja sejak lama, namun terhambat oleh keterbatasan anggaran meskipun warga telah bergotong royong mengumpulkan dana secara swadaya.

“Pembangunan ini sudah lama kami rencanakan. Masyarakat Toraja sudah berupaya mengumpulkan biaya bersama, tapi masih belum mencukupi. Karena Tongkonan ini berada di Dapil IV yang saya wakili, saya merasa terpanggil untuk membantu panitia melalui kegiatan reses ini,” ujar Herman.

Ia berharap bantuan tersebut dikelola dengan baik oleh panitia agar pembangunan dapat segera rampung dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Menurutnya, Tongkonan kelak tidak hanya menjadi rumah adat bagi warga Toraja, tetapi juga dapat difungsikan sebagai ruang kegiatan budaya bagi seluruh warga Mimika serta menjadi destinasi wisata yang memperkenalkan kearifan lokal Toraja di daerah tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Tongkonan, Marthen Tappi Mallisa, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Herman Tangke. Ia menilai bantuan itu sangat berarti di tengah masih banyaknya kebutuhan biaya yang harus dipenuhi hingga konstruksi selesai.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Herman Tangke. Bantuan ini sangat berarti karena masih banyak kebutuhan pembiayaan yang harus kami penuhi,” ujar Marthen.

Ia menambahkan, dukungan dari anggota DPRK tersebut menjadi penyemangat bagi panitia untuk terus melanjutkan pembangunan hingga tuntas. Marthen berharap makin banyak pihak yang turut berpartisipasi agar Tongkonan dapat segera difungsikan sebagai pusat kegiatan budaya sekaligus ikon wisata budaya di Kabupaten Mimika. (EH)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *