Tanah Papua
Kapolda Akan Kirim 1 Peleton Brimob dan Satgas Nemangkawi ke Beoga
TIMIKA, KTP.com – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri berencana mengirim satu peleton Brimob untuk memperkuat personel kepolisian yang ada di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.
Sebelumnya, kelompok kriminal separatis (KKB) kembali melakukan aksi penembakan yang menewaskan guru SMP Negeri 1 Beoga Yonatan, Renden (28) pada Jumat (9/4/2021) sore sekira pukul 16.45 WIT.
“Awalnya masyarakat menduga kelompok ini sudah pergi namun kenyataannya mereka justru datang dalam jumlah yang lebih banyak kemudian melakukan penembakan brutal yang mengakibatkan satu orang tewas,” ujar Fakhiri, Sabtu (10/4/2021).
(Baca Juga: Dunia Pendidikan Berduka, Guru SMP Yulukoma Tewas Ditembak KKB)
Fakhiri berharap dengan adanya tambahan personel Brimob memungkinkan aparat menghalau pergerakan KKB di Beoga. Mereka juga bisa membantu mengevakuasi warga pendatang untuk dikumpulkan di Koramil Beoga.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan, namun sejauh ini kami belum bisa menembus ke Beoga. Bersyukur karena tokoh agama di sana masih punya hati nurani melihat para guru yang ketakutan sehingga merekalah yang membantu aparat keamanan,” katanya.
Dari laporan yang ia terima, KKB dari Sugapa pimpinan Sabinus Waker sudah bergabung dengan KKB pimpinan Lekagak Telenggen di Beoga. Karena itu, ia berencana secepatnya mengevakuasi semua pendatang sehingga dapat memisahkan warga setempat dengan pengikut KKB.
“Warga pendatang ini rencananya akan dipindahkan sementara ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, karena jaraknya tidak terlalu jauh,” tuturnya.
(Baca Juga: Kapolda Papua Kutuk Pelaku Penembakan Guru di Kabupaten Puncak)
Sebenarnya, kata dia, sudah ada personel Satgas Pamrahwan dari Brimob berjumlah 25 personel di Beoga. Namun, ia memerintahkan anggota satgas tidak terpancing dan tetap bertahan untuk menghindari korban jiwa dan kehilangan senjata.
“Teman-teman Satgas Pamrahwan tidak usah emosional dan terpancing dengan kelompok ini. Nanti kita akan mengirimkan Satgas Nemangkawi yang memang dibentuk Kapolri untuk melakukan pengejaran kelompok ini,” paparnya.
Kapolda juga sudah menyiapkan strategi penyekatan di Ilaga untuk mengantisipasi pergerakan KKB. Ia menilai strategi ini sudah cukup berhasil ketika menghalau KKB dari Tembagapura dan selanjutnya mengusir KKB dari Sugapa.
“Dengan adanya tim dari Nemangkawi ini kita bisa betul-betul mendapat sasaran yang terukur dan terbidik dengan baik sehingga kelompok kriminal ini bisa segera diatasi,” pungkasnya. (GOW)

