Tanah Papua
Komite SMPN 1 Biak Bangun WC Terpisah untuk Siswa Pria dan Wanita
BIAK,KTP.com – Komite Sekolah SMP Negeri 1 Biak membangun satu unit rumah WC siswa yang dipisahkan antara siswa pria dan wanita. Fasilitas tersebut kini telah rampung dan dijadwalkan akan diresmikan, Senin (19/5/2026).
Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Biak, Hendrik Medika melalui Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Biak, Piter Rumbrawer, S.Pd, menjelaskan bahwa pembangunan WC tersebut menelan anggaran sebesar Rp776 juta sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Pembangunan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara komite sekolah dan dewan guru. Untuk sementara, dana BOS dipinjam guna mempercepat pembangunan dan nantinya akan diganti setelah realisasi dana proyek cair,” ujar Piter Rumbrawer kepada wartawan di ruang kerjanya, Sabtu (18/5/2026).
Menurutnya, fasilitas WC tersebut akan digunakan oleh sebanyak 536 siswa di sekolah itu. Peresmian akan dihadiri oleh komite sekolah, dewan guru, serta sejumlah undangan lainnya.
Piter mengatakan, dari sekitar 56 SMP di Kabupaten Biak Numfor, SMP Negeri 1 Biak menjadi salah satu sekolah pada tahun 2026 yang telah memiliki fasilitas WC terpisah bagi siswa pria dan wanita.
Meski saat ini masih berada dalam satu bangunan yang dibagi menjadi dua bagian, pihak sekolah berencana melanjutkan pembangunan tahap berikutnya dengan membuat dua bangunan terpisah, masing-masing khusus untuk siswa pria dan siswa wanita.

Bangunan WC Putra Putri SMK Negeri 1 Biak Nunfor yang telah dibangun
“Program ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan sekaligus menghindari siswa yang sengaja masuk ke WC lawan jenis,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyediaan fasilitas pendidikan yang layak menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan dunia pendidikan yang semakin maju dan modern.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua, Wandosa, sebelumnya juga menegaskan pentingnya setiap sekolah memiliki fasilitas WC yang terpisah antara pria dan wanita.
“Setiap sekolah seharusnya memiliki WC yang dibedakan untuk siswa pria dan wanita demi kenyamanan dan keamanan anak-anak,” ujar Wandosa dalam kegiatan perempuan di Hotel Swiss-Belhotel Biak beberapa waktu lalu.
Selain fasilitas WC, masyarakat juga berharap perhatian terhadap keselamatan siswa di lingkungan sekolah, termasuk penyediaan zebra cross atau tempat penyeberangan di sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan utama. (Frits Rumbrawer)

















