Connect with us

Tanah Papua

Elias Mirip: Warga Mandiri Jaya Tidak Bersedia Divaksin,Pemerintah Jangan Mewajibkan

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Tokoh masyarakat Mimika Elias Mirip mengatakan, serbuan vaksinasi tidak menjadi suatu keharusan bagi setiap warga negara untuk divaksin tapi dikembalikan kepada pribadi masing-masing.

Sebab. Kata Elias orang yang divaksin saja masih bisa terpapar, lantas untuk apa divaksin kalau tetap saja terpapar.

“Kami di Kampung Mandiri Jaya dalam hal vaksinasi, memang masyarakat banyak yang ikut di media (online, cetak, TV) dan orang-orang penting di negeri ini sudah mulai bicara tidak boleh paksa vaksinasi,” kata Elias Mirip saat bersua ke balai kampung Mandiri Jaya, Jumat (16/7/21).

Mantan anggota DPRD Mimika periode lalu itu menjelaskan, hampir seluruh warga yang bermukim dikampung Mandiri Jaya tidak bersedia untuk divaksin.

Biarlah warga tetap menjalankan protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker, 3 cara tersebut yang dinilai sangat baik untuk diterapkan ketimbang divaksin.

(Baca Juga: Mandiri Jaya Akan Jadi Kampung Agrowisata)

“Jadi, kami 100 persen tidak ada minta untuk divaksin. Karena hidup dan mati bukan ditangan manusia, tapi kami yakin hidup dan mati hanya Tuhan yang menentukan,” jelasnya.

Pemerintah diharapkan tidak mewajibkan masyarakat untuk divaksin, tapi memberikan kebebasan kepada warganya untuk memilih divaksin atau tidak divaksin.

“Jadi kami tidak mau divaksin, dan kami harap Pemkab Mimika jangan paksakan masyarakat untuk divaksin, mau vaksin atau tidak itu hak setiap orang,” ungkapnya.

Sementara itu, pria yang saat ini menjabat sebagai kepala kampung itu menambahkan, kegiatan PPKM oleh pemerintah menjadi perhatian pihaknya untuk menghimbau kepada warganya untuk tidak beraktifitas diatas pukul 18.00 WIT

“Terkait dengan PPKM pada umumnya Indonesia, dan pada khususnya kami Kampung Mandiri Jaya itu kami sudah sampaikan kepada masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pembagian BLT bahwa sebelum jam 6 sore sudah pulang dari kebun,” terangnya. (JND)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *