Connect with us

Tanah Papua

TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menanggung biaya pengobatan dan membantu membiayai keluarga dua warga sipil korban penyerangan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan bantuan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan wujud kemanusiaan dari TNI.

“TNI akan membayar seluruh biaya rumah sakit dan membantu membiayai keluarga mereka selama menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar Suriastawa dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/9/2020).

(Baca Juga: Dua Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Dievakuasi ke Timika)

Sebelumnya, jajaran Kogabwilhan III yang dipimpin Asisten Operasi Kepala Staf Kogabwilhan III Brigjen TNI Suswatyo menjenguk kedua korban penembakan KKSB yang dirawat di Timika.

Suswatyo bersama rombongan terlebih dahulu menjenguk Fathur Rahman (23) yang menjalani perawatan di ICU Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika. Fathur (23) sebelumnya menjalani operasi akibat luka tembak di paha tembus ke perut bawah.

Selanjutnya rombongan menjenguk Laode Anas Munawir (33) yang dirawat di RSUD Kabupaten Mimika. Laode (33) mengalami luka tembak di lengan kanan. Dalam kunjungan tersebut mereka sempat berbincang dengan keduanya.

“Kondisi keduanya stabil. Fathur (23) sudah bisa berkomunikasi setelah menjalani operasi, sementara Laode tinggal menunggu proses penyembuhan jari kelingkingnya yang tidak bisa digerakkan,” kata Suriastawa.

(Baca Juga: KKSB Bantai Tiga Warga di Kabupaten Intan Jaya)

Menurutnya kunjungan jajaran Kogabwilhan ini untuk memberikan dukungan moril dan psikis untuk mempercepat penyembuhan keduanya.

“Kami berharap jajaran TNI di Timika juga melakukan kegiatan yang sama,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua warga sipil menjadi korban penembakan KKSB di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya pada Senin (14/9/2020) lalu sekira pukul 11.15 WIT.

Kedua warga sipil yang berprofesi sebagai pengemudi ojek ini diserang KKSB ketika melintas di Kampung Mamba dalam perjalanan dari Kampung Titigi menuju Kampung Yokatapa.

“KKSB pimpinan Karel Tipagau dan Undius Waker diduga sebagai pelaku penyerangan itu,” pungkasnya. (REX)

Komentar