Connect with us

Tanah Papua

Puluhan Honorer Kembali Demo Ke DPRD Mimika Pertanyakan Pengaduan Mereka yang Belum Dijawab

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Puluhan pegawai honorer yang tergabung dalam Aliansi Honorer Mimika, mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Rabu (6/72022)pagi.

Kedatangan para honorer tersebut untuk mempertanyakan perkembangan pengaduan yang telah mereka adukan sebelumnya di Komisi A DPRD Kabupaten Mimika.

Adapun pengaduan tersebut terkait dengan dugaan adanya pelanggaran peraturan dalam pengangkatan 600 honorer K2 oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika

“Kami sudah laporkan di Komisi A dan pak ketua Komisi A menyampaikan akan membentuk Pansus untuk menyelidiki hal ini.Sudah berjalan hampir satu Minggu namun kami belum melihat adanya progres terkait laporan tersebut,”kata Koordinator Aksi, Eduard Soway, kepada wartawan di Kantor DPRD Mimika,Rabu (6/7/2022).

Eduard menegaskan , ia dan rekan-rekannya sudah mengabdi diatas lima tahun menjadi pegawai honorer di lingkup Pemkab Mimika.Bahkan ada rekannya yang mengabadikan diri menjadi honorer sejak tahun 1991.

Ia menambahkan, kurang lebih 100 lebih honorer yang tidak diakomodir dalam K2 yang terdata, dan masih banyak lagi yang belum terdata.

“Rata rata kerja diatas lima tahun.Ada bapak di Kelurahan Karang Senang beliau sudah mengabdi sejak 1991 sampai sekarang beliau usia 65 tahun.Sampai sekarang beliau masih honor yang namanya juga tidak diakomodir masuk.Bapak bapak ini punya rasa kemanusiaan atau tidak”kata Eduard.

(Baca Juga: Kadinkes Reynold Ubra:  Ada 32 Kasus DBD di Temukan di Mimika sejak Januari 2022)

Oleh karena itu dirinya berharap kepada DPRD Kabupaten Mimika sebagai penyambung aspirasi rakyat bisa mendengar dan memperjuangkan masalah saat ini ia dan rekan rekannya hadapi.

“Maka tujuan kami kesini adalah mau mendengarkan sampai sejauh mana perkembangan
pengaduan kami yang sudah kami sampaikan sebelumnya “kata Eduard.

Sementara itu, Anggota DPRD Mimika Lexi Linturan, saat menerima para pegawai honorer di Kantor DPRD Mimika mengatakan, aspirasi dari perwakilan honorer telah ditindaklanjuti oleh pimpinan Komisi A, hanya agenda DPRD dalam beberapa hari terakhir sangat padat sehingga belum mengagendakan pertemuan dengan kepala BKPSDM.

“Semua yang diminta itu kenapa belum ada jawaban sekarang karena bertepatan dengan kita akan melakukan AKD ada pergantian tempat sehingga ini ada terlambat sedikit tapi ketuanya masih tetap,” kata Lexi Linturan.

DPRD Mimika akan membicarakan persoalan honorer dengan BKN Regional, dan juga BKN pusat untuk mencari solusi bagi puluhan honorer yang tidak diakomodir di dalam K2.

“Nanti di Komisi A akan membicarakan di tingkat pimpinan dan selanjutnya membawa ini ke BKN di Jakarta,” kata Lexi.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan, mengatakan apa yang menjadi aspirasi dari para honorer ini telah diketahui oleh pihaknya.

“Kita lihat situasi yang terjadi seperti ini, kami akan berjuang.Kami pasti akan kawal.
Kasih kesempatan buat kami akan perjuangkan,”kata Yohanes Felix Helyanan.(MSC)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *