Connect with us

Tanah Papua

Penembakan di Areal Freeport, 3 Orang Luka-Luka

Published

on

Timika, Kabartanahpapua.com – Aksi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di areal PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali terjadi, Senin (1/1/2018) pagi.

Informasi yang dihimpun di Tembagapura, terjadi dua kali aksi penembakan terhadap kendaraan ringan PTFI di jalan tambang mil 60 dalam selang waktu kurang lebih 20 menit.

Insiden penembakan menimpa iring-iringan dua mobil Security Risk Management (SRM) jenis LWB nomor lambung 01-3635 yang dikemudikan Jerel Langi (43) dan LWB 01-4606 yang dikemudikan Benyamin. Saat itu kedua mobil SRM ini hendak membawa bahan makanan dari Tembagapura mil 68 menuju Pos RPU di mil 60 dan mil 54.

Saat melintas di antara mil 61 dan 60, iring-iringan dua mobil tersebut ditembak dari arah kanan jalan dan mengenai kaca depan mobil LWB nomor lambung 01-3635. Akibat kejadian ini, tangan Jerel Langi terkena serpihan kaca, namun kedua kendaraan dapat melanjutkan perjalanan ke lokasi aman.

(Baca Juga: Pekerja Proyek Jalan Trans Papua Tewas Dibunuh KKB)

Sekitar pukul 08.15 WIT, dua mobil LWB yang mengangkut Satgas Obvitnas Amole masing-masing LWB Quick Response Force (QRF) 01-4938 dan LWB 01-3576 tiba di lokasi penembakan dan kembali diserang KKB dari arah kanan jalan.

Personel Satgas Amole dari dua kendaraan itu, sempat membalas tembakan dan terjadi baku tembak beberapa waktu hingga akhirnya KKB melarikan diri ke hutan.

Akibat kontak tembak itu, sopir mobil LWB QRF 01-4938 bernama Decroli terkena serpihan kaca di telapak tangan, sementara personel Satgas Amole Bripka Nur terkena serpihan peluru di jari manis.

Sekitar pukul 09.00 WIT, mobil ambulance tiba di lokasi kejadian dan mengevakuasi korban luka ke Rumah Sakit SOS Tembagapura.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden kontak tembak tersebut.

Paska kejadian tersebut, kata Kamal, pihaknya sudah menurunkan Tim Khusus Polda Papua untuk melakukan penjagaan dan pengejaran kelompok KKB.

“Tiga orang korban luka, masing-masing Jerel Langi (43), Decroli dan Bripka Nur sudah dievakuasi ke RS Tembagapura. Mereka dalam kondisi sadar dan bisa berkomunikasi,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/1/2018).

Sepanjang tahun 2017 sedikitnya terjadi 26 kali aksi penembakan oleh KKB di areal PTFI dan mengakibatkan 2 personel Polri meninggal dunia. (Rex)

Komentar