Connect with us

Tanah Papua

Pangdam XVII/Cenderawasih Tegaskan Proses Hukum Pelaku Mutilasi Warga Sipil di Timika Dilaksanakan Secara Transparan

Published

on

TIMIKA,KTP.com – Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, menegaskan bahwa proses hukum oknum anggota TNI AD yang terlibat dalam kasus pembunuhaan dan mutilasi empat warga sipil asal Nduga di Kabupaten Mimika pada Senin (22/8/2022) akan dilaksanakan secara transparan.

Penanganan secara transparan berdasarkan perintah langsung dari Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, dan juga Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Dudung, sehingga bisa memenuhi nilai-nilai keadilan.

” Sesuai dengan perintah dari Panglima TNI dan arahan Kasad bahwa kasus harus dibuka secara transparan, memenuhi nilai nilai akuntabilitas baik dalam aspek peradilan hukumnya dan kecepatan,”kata Pangdam Muhammad Seleh,saat menggelar konferensi pers di Rimba Papua Hotel (RPH)-Timika,Senin (5/8/2022).

Pangdam mengatakan proses hukum kasus ini telah sampai pada tahap penyidikan yang artinya telah ada yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. Proses ola Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga telah dilaksanakan.

“Pasalnya juga sudah ditetapkan kepada tersangka tersangka ini yaitu Pasal 340 pembunuhaan berencana kemudian Pasal 365.Pasal berlapis tentunya,”kata Pangdam.

(Baca Juga: Panglima TNI: Penanganan Kasus Oknum Anggota TNI Bunuh dan Mutilasi Warga di Timika Ditangani Secara Transparan dan Tegas)

Pangdam mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan penyempurnaan berkas. Diharapkan dalam waktu dekat berkas berkas yang telah dilengkapi ini akan ditingkatkan dan diserahkan dan tentunya bekerjasama dengan pihak Polres Mimika dan Komnas HAM untuk proses selanjutnya.

“Saya berharap semua ini dapat cepat, sehingga ada kepastian hukumnya sehingga benar benar keadilan dalam hukum ini dirasakan oleh kita semuanya baik oleh masyarakat, pihak keluarga korban, maupun dalam hal ini tersangka harus mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan perbuatannya,”kata Pangdam.

Dirinya berharap agar semua pihak bersama sama mengawasi proses penanganan kasus ini.

“Saya berharap situasi atau akibat dampak dari kasus ini, mari sama sama kita menunggu hasil penyidikan ini sampai nanti dengan tahap pengadilan.Kita sama sama mengawasi, mengikuti dan apabila ada hal hal yang terlewatkan mari sama sama kita memberikan masukan dan saran,”kata Pangdam.(MSC)

Komentar