Tanah Papua
Kerap Berkubang Lumpur, Satgas Yonif 323 Kostrad Perbaiki Jalan Kampung Tanas
MERAUKE, Kabartanahpapua.com – Pos Komando Utama Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih Kostrad menggelar kegiatan karya bhakti perbaikan jalan di Kampung Tanas, Distrik Elikobal, Kabupaten Merauke, Senin (27/8/2018).
Wadan Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad Mayor Inf Sujarwo mengatakan bahwa perbaikan jalan itu bertujuan untuk mempermudah akses jalan menuju Kampung Tanas.
“Jalan menuju Kampung Tanas selama ini terkenal sulit ditembus. Pasalnya, jalan tanah ini semakin menyempit karena tertutup ilalang dan jalan ini akan berkubang lumpur dikala hujan,” kata Sujarwo dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/8/2018).
(Baca Juga: 3 Hari Jalan Kaki, Satgas Yonif 323 Kostrad Pastikan Patok Batas Negara MM 11.3 Aman)
Menurut Sujarwo, anggota Satgas yang rutin melakukan pembinaan teritorial ke Kampung Tanas kerap terkendala akses jalan yang berlumpur, terlebih saat musim hujan. Kondisi jalan ini juga dikeluhkan warga dan telah beberapa kali meminta bantuan Satgas untuk memperbaiki jalan ini.
“Dengan kondisi itu dan untuk membantu masyarakat di Kampung Tanas, maka kami bekerja sama dengan perusahaan yang ada di sekitar Distrik Elikobal untuk ikut membantu mempermudah akses jalan menggunakan alat berat,” kata Sujarwo.

Pos Komando Utama Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih Kostrad menggelar kegiatan karya bhakti perbaikan jalan di Kampung Tanas, Distrik Elikobal, Kabupaten Merauke, Senin (27/8/2018). (ist)
Komandan Satgas Yonif 323 Kostrad Pos Kalimaro Lettu Inf Yulianus mengakui peran jalan itu sangat vital karena jalan itu satu-satunya akses keluar dari Kampung Tanas. Sementara, masyarakat Kampung Tanas sangat tergantung pada keberadaan Pos Satgas untuk warga yang ingin berobat atau mengadukan permasalahan sosial yang terjadi di Kampung.
“Dengan pembersihan jalan ini, diharapkan warga Tanas tidak kesulitan untuk mencapai Pos Kalimaro. Kondisi jalan tanah seperti ini sifatnya sementara, sehingga perlu perawatan secara berkala agar tetap mudah dilewati,” kata Yulianus.
(Baca Juga: Merah Putih Raksasa Berkibar di Kampung Mutimanggi, Wilayah Paling Timur Indonesia)
Hal senada disampaikan Kepala Kampung Tanas Samuel Mugujae yang mengungkapkan harapan warga untuk perbaikan jalan kampung tersebut. Akses jalan satu-satunya itu, kata Samuel, sangat tergantung cuaca, jika panas akan mudah dilewati namun jika hujan deras maka akses jalan hanya dapat ditembus dengan berjalan kaki sejauh 13 kilometer menuju jalan Trans Papua.
“Kami berterima kasih dengan kegiatan Satgas Yonif 323 Kostrad yang membantu memperbaiki jalan kampung ini. Sudah lama kami berharap jalan ini diperbaiki dan akhirnya direalisasikan oleh Satgas,” kata Samuel. (Ong)



