Tokoh Adat Amungme Dukung Kapolda Papua Tengah Perkuat Keamanan di Mimika

Berita, Tanah Papua199 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA), Jhon Stignal Beanal, menyampaikan dukungannya kepada Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini atas berbagai terobosan dalam upaya memperkuat keamanan di wilayah Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika. Dukungan tersebut disampaikan pada Kamis (30/7/2026), mencakup langkah strategis menghadirkan Mako Brimob di wilayah tersebut.

Jhon menilai langkah tersebut sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Pernyataannya juga sejalan dengan arahan Kapolda Papua Tengah saat kegiatan reses Ketua Komisi III DPR-RI Habiburokhman di Mimika beberapa waktu lalu, di mana Kapolda mengusulkan pembangunan Markas Komando Kepolisian Daerah (Mako Polda) Papua Tengah sekaligus menegaskan komitmen memperkuat infrastruktur keamanan.

Jhon juga menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Mako Brimob Polda Papua Tengah di Mimika. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan sangat membantu memperkuat jangkauan aparat keamanan, mempercepat respons terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman yang lebih nyata bagi masyarakat di daerah dengan dinamika sosial yang cukup tinggi dan kompleks.

Ia menegaskan keamanan merupakan kebutuhan utama yang harus didahulukan sebelum membahas aspek pembangunan lainnya. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, lembaga masyarakat, pemuda, dan pemerintah daerah, diharapkan dapat bersinergi dalam mendukung upaya menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif secara berkelanjutan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami sebagai tokoh masyarakat dan lembaga adat siap mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga ketertiban di wilayah ini, demi masa depan generasi yang lebih baik,” ujarnya.

Jhon juga menyoroti pentingnya kerja sama yang lebih intensif antara pemerintah daerah, DPR RI, DPRD, serta aparat keamanan dalam mempercepat realisasi program pembangunan yang berkaitan dengan penguatan keamanan di Papua Tengah. Ia berharap proses yang sedang berjalan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret dan terukur demi kepentingan masyarakat luas, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa berbagai potensi konflik di wilayah Mimika harus diantisipasi dengan pendekatan yang melibatkan semua pihak, termasuk lembaga adat di tingkat wilayah, tokoh agama, serta komunitas masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan akan menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.

“Harapan kami, dengan adanya kerja sama yang baik dan pembangunan yang berjalan secara konsisten, Kabupaten Mimika dan Papua Tengah secara umum dapat menjadi wilayah yang aman, damai, serta terus berkembang menuju masa depan yang lebih sejahtera,” pungkasnya. (EH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *