Pekerja Proyek Jalan Trans Papua Tewas Dibunuh KKB

Tanah Papua4 Dilihat

Jayapura, Kabartanahpapua.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang operator ekskavator dan prajurit TNI yang sedang mengerjakan Proyek Jalan Trans Papua Wamena-Mumugu, di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Selasa (12/12/2017) kemarin.

Penyerangan itu mengakibatkan operator ekskavator bernama Vicko tewas dengan luka tusuk benda tajam di kepala. Sementara Prada Didimus mengalami patah kaki setelah ditendang ke jurang.

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian keduanya sempat mengambil BBM di Kali Mugi (KM 112) yang diantar dari Pos Satgas Pembangunan dan Peningkatan Jalan Wamena – Mumugu (PPJWM) di Distrik Yal (KM 108).

Karena ekskavator yang dikemudikan Vicko rusak dan tak bisa diperbaiki terpaksa keduanya memutuskan berjalan kaki ke Distrik Mugi (KM 114). Saat keduanya berada tak jauh dari SMP Mugi, tiba-tiba mereka dihadang belasan anggota KSB yang membawa senjata api.

Anggota KSB langsung menodongkan senjata kearah Prada Didimus lalu merampas senjatanya. Setelah itu Prada Didimus langsung ditendang ke jurang di sebelah jalan. Sementara Vicko yang ditodong dengan senjata AK-47 langsung diseret ke arah hutan.

Setelah siuman dan kondisi kaki kanan patah, Prada Didimus lalu berusaha kembali ke Camp di KM 114. Sekitar pukul 20.30 WIT, Prada Didimus sampai ke Camp dan langsung melaporkan kejadian yang menimpa mereka. Sejumlah prajurit Satgas PPJWM yang langsung melakukan pencarian malam itu, menemukan jenazah Vicko sekitar 1 kilometer dari Camp.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kol Inf M Aidi membenarkan kejadian yang berlangsung kemarin sore. Saat ini, kata Aidi, kedua korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD Wamena menggunakan heli,” kata Aidi melalui telepon selulernya, Rabu (13/12) siang.

Menurut Aidi, jenazah Vicko sudah diotopsi di RSUD Wamena dan besok akan dikirim ke kampung halamannya di Sulawesi Utara untuk dimakamkan. Sementara Prada Didimus sudah mendapat perawatan di RSUD Wamena dan besok akan dirujuk ke RS Marthen Indey Jayapura. (Mas)