Connect with us

Tanah Papua

Tim Inafis Amankan Jeriken dan Arang Tumpahan Minyak Tanah di Kios Buah

Published

on

TIMIKA, KTP.com – Unit Identifikasi dan Investigasi (Inafis) Satuan Reskrim Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran kios di Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Rabu (19/5/2021).

Dari pantauan di lapangan, Tim Inafis yang dipimpin Aipda Ramli melakukan olah TKP selama kurang lebih 2 jam dan mengamakan sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan kebakaran kemarin.

Ditemui usai olah TKP, Aipda Ramli mengatakan bahwa dalam olah TKP ini pihaknya fokus di kios yang diduga menjadi sumber titik api pertama.

“Dalam olah TKP ini kami fokus di bangunan kios yang ditempati saudara Kholik, pedagang buah dan BBM eceran. Berdasarkan keterangan saksi bahwa titik awal mula api berasal dari kios tersebut,” kata Ramli di Timika, Rabu (19/5/2021).

(Baca Juga: Enam Rumah Kios dan Rumah Kos Ludes Dilalap Api di Kebun Sirih Timika)

Dalam olah TKP, Tim Inafis menemukan beberapa jeriken dan tumpahan minyak tanah di kios tersebut. Tim Inafis juga memeriksa apakah ada kompor di kios itu, namun tidak ditemukan.

“Kami sudah mengamankan jeriken dan arang bekas tumpahan minyak tanah dari kios itu,” ujarnya.

Ramli mengaku belum menemukan indikasi jelas penyebab muncul api yang memicu kebakaran kemarin. Ia menduga kemungkinan penyebab kebakaran karena korsleting listrik.

“Kemungkinan penyebabnya karena korsleting listrik,” ucap Ramli.

(Baca Juga: Polemik Kantor Gubernur ‘Sengaja’ Dibakar, DPRP Desak Polisi Lakukan Penyelidikan)

Satu Laporan Polisi

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mengungkapkan tujuan olah TKP untuk melakukan penyelidikan awal guna mengetahui awal mula api berasal.

Dalam kejadian kemarin, kata Hermanto, hanya ada satu pelapor yang sudah membuat laporan polisi, yakni dari Alfons Sagala.

“Identifikasi hanya mengindentifikasi awal mula kebakaran dari mana. Misalnya dari depan pak, depan apa? depan pintu kah, dari meteran listrik kah, begitu,” ujar Hermanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi kebakaran sejumlah kios di Jalan Gorong-Gorong pada Selasa (18/5/2021) sore sekira pukul 17.00 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun ada 6 kios, 3 rumah petak, dan satu rumah kos dua lantai ludes dilalap api. (MSC/REX)

Komentar