Connect with us

Tanah Papua

Pelni Timika Antisipasi Lonjakan Penumpang Arus Balik Nataru

Published

on

TIMIKA,KTP.com – PT Pelni (Persero) Kantor Cabang Timika mengantisipasi lonjakan penumpang arus balik liburan Natal dan Tahun Baru melalui Pelabuhan Pomako yang diperkirakan berlangsung pada Rabu,(5/1/2022).

Kepala Kontor Cabang PT Pelni Timika, Edwin Kurniansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, mengatakan pada Rabu (5/1/2022) KM Tatamailau akan tiba di Pelabuhan Pomako sekitar pukul 22.00 WIT.

KM Tatamailau dengan pelabuhan awal yaitu Bitung kemudian singgah di Tidore, Sorong, Fakfak, Kaimana dan Tual diperkirakan akan mengangkut sekitar 500 penumpang ke Timika melalui Pelabuhan Pomako.

“Kami memperkirakan esok saat KM Tatamailau masuk itu merupakan puncak arus balik liburan Natal dan Tahun Baru. Sekitar minimal 500 penumpang akan turun di Pelabuhan Pomako,” kata Edwin.

Selain menggunakan KM Tatamailau, penumpang arus balik liburan Natal dan Tahun Baru ke Timika diperkirakan akan menggunakan KM Sirimau yang akan tiba pada 10 Januari dan KM Leuser yang akan tiba pada 14 Januari.

KM Sirimau menempuh rute pelayaran dari Manokwari, Sorong, Ambon, Wanci, Maumere, Lewoleba, Kupang, Kalabahi, Saumlaki, Tual, Dobo, dan Timika.

Sementara KM Leuser menempuh rute pelayaran mulai dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Benoa, Bima, Labuan Bajo, Makassar, Baubau, Wanci, Namrole, Ambon, Saumlaki, Tual, Dobo, dan Timika.

Ketiga kapal tersebut memiliki kapasitas angkut penumpang sebanyak 1.000 orang. Namun lantaran masih dalam masa pandemi COVID-19, maka jumlah penumpang yang diangkut dibatasi hingga 70 persen.

(Baca Juga: PT Pelni Jajaki Kerja Sama Pengangkutan Material untuk Proyek PT PP di Papua)

Guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 dari para pelaku perjalanan yang baru kembali dari liburan Natal dan Tahun Baru, Edwin memastikan semua penumpang yang akan turun di Pelabuhan Pomako akan diperiksa secara ketat oleh petugas kesehatan Satgas COVID-19.

Setiap pelaku perjalanan, katanya, wajib mengantongi surat keterangan sudah divaksin dan negatif hasil pemeriksaan antigen.

“Persyaratan itu wajib dimiliki oleh setiap pelaku perjalanan saat membeli tiket di pelabuhan asal. Tanpa melengkapi persyaratan itu, maka petugas tidak akan melayani tiket. Begitu mereka tiba di Pelabuhan Pomako, petugas akan memeriksa lagi dokumen perjalanan mereka,” ujarnya.

Adapun puncak arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru di Pelabuhan Pomako terjadi pada 11 Desember 2021. Saat itu KM Tatamailau yang berangkat dari Pelabuhan Pomako mengangkut lebih dari 700 orang penumpang, terbanyak menuju ke Tual Maluku Tenggara dan Bitung Sulawesi Utara.

“Penumpang terbanyak berangkat dari Pelabuhan Pomako tanggal 11 Desember 2021. Kami mengoperasikan tiga kapal untuk mengangkut penumpang liburan Natal dan Tahun Baru dengan empat kali pelayaran yaitu KM Tatamailau tanggal 11 dan 26 Desember, lalu KM Leuser tanggal 18 Desember dan KM Sirimau tanggal 23 Desember,” jelas Edwin.(MSC)

Komentar
Continue Reading
Advertisement
   
   
   
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *