Tanah Papua
Kembangkan Yayasan, YPTP Beli Lahan Dua Hektar Bangun Fasiltas Pusat Pelatihan Keterampilan
TIMIKA,KTP.com – Dalam rangka pengembangan yayasan, Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP) di Timika membeli lahan dua hektra untuk rencana pembangunan seluruh fasilitas pusat pelatihan keterampilan bagi anak anak Amungme, Mimika Wee,lima suku kekerabatan dan anak anak Nusantara di Kilo 12 Distrik Wania.
“Sedikit dukungan dari orang orang yang peduli sama YPTP, sehingga kami sudah beli tanah di Kilo 12. Luasnya dua hektar lebih,” Kata Pembina Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP), Abraham Timang saat ditemui di lokasi pelatihan pembuatan kursi sofa YPTP di Jalan Sosial, Kamis (13/4 /2023)
Di lahan tersebut, nanti akan dibangun seluruh fasilitas pelatihan keterampilan untuk melatih dan membimbing anak anak Amungme, Mimika Wee, lima suku kekerabatan dan anak anak Nusantara lainnya.
“Tanah itu bukan atas nama saya pribadi tetapi atas nama yayasan YPTP. Artinya tanah itu milik yayasan dan masyarakat” kata Abaraham.
Oleh karena itu dirinya sangat berharap agar dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika untuk mendukung rencana pembangunan fasilitas pelatihan tersebut sangat diharapkan.
“Sudah digusur tinggal penimbunan, kami punya harapan ada dukungan dari pemerintah daerah untuk pembangunan. Kami ingin memiliki tempat tersendiri, sehingga semua aktivitas kami inginkan terfokus di satu tempat.Jadi semuanya terpusat disitu, konsepnya nanti seperti Balai Latihan Kerja (BLK), “kata Abraham.
Sementara itu Ketua Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP) di Timika, Pastor Didimus Kosi OFM, berharap dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika sangat diharapkan dalam upaya pembuangan fasilitas pembinaan keterampilan.
Pastor Didimus mengatakan bahwa nantinya anak anak Amungme, Mimika Wee,lima suku kekerabatan dan anak anak Nusantara yang putus sekolah dan kurang mampu akan dibina dan diberikan pelatihan keterampilan seperti, pembuatan sofa, pertukangan, pertanian dan berbagai keterampilan lainnya.
“Yayasan ini peduli kepada mereka yang putus sekolah dan mereka yang tidak mampu.Saat ini kami sedang melakukan kegiatan pelatihan.Kami sendiri tidak punya niat apa apa, tapi kami ingin agar anak anak ini punya masa depan. Mereka tidak lagi telantar tetapi dengan bidang yang ada ini mereka bisa kembangkan,”kata Pastor Didimus.
Ia menegaskan bahwa jika nanti di lokasi tersebut sudah dibangun seluruh fasilitas pelatihan keterampilan maka tentunya anak anak tersebut nantinya akan dibina dan dilatih keterampilan secara baik dan profesional oleh para instruktur yang tentunya sudah profesional di bidangnya masing-masing.
“Jadi nanti dilokasi yang sudah dibeli tersebut juga nantinya akan dibangun juga asrama sehingga anak anak nantinya dilatih dan dibina hingga betul betul menguasai bidang keterampilannya,” kata Pastor Didimus.(MSC)



