Ini Alasan Dinas PUPR Belum Lanjutkan Pelebaran Jalan C Heatubun

Tanah Papua21 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Pelebaran jalan C Heatubun yaitu akses jalan menuju bandara baru Mozes Kilangin terganjal banyak pembebasan warga. Hal tersebut menyebabkan proyek pelebaran jalan yang di lakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Mimika harus terhenti sementara.

“Masih banyak tanah yang harus di ganti untung dan banyak tiang-tiang PLN yang harus di pindahkan,” kata Kepala Dinas PUPR Mimika Robert Mayaut di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Rabu (28/7/2021)

Menurut Robert masalah yang terjadi di jalan C Heatubun yang di ganti rugi bukan tanah sedikit dan pagar saja tetapi juga banyak bangunan yang kena gusur dan harus di ganti rugi karena pelebaran jalan tersebut.

“Disitu kan rumah-rumah banyak yang rapat dengan jalan, kalau pagar saja gampang cepat kerjanya. Tapi kalau sudah kena bangunan itu repot nanti di gusur orang mau tinggal dimana proses ganti ruginya makan waktu juga,” jelas Robert.

Robert mengungkapkan bahwa untuk melanjutkan proyek tersebut pihaknya masih menunggu penyelesaian masalah ganti rugi baik tanah maupun bangunan oleh bagian pertanahan.

“Jadi tunggu pengadaan tanahnya dulu dan faktor lainnya seperti pemindahan tiang listrik,” ungkapnya.

Robert menambahkan bahwa untuk kelanjutan proyek tersebut dinas PUPR belum menganggarkan ditahun 2021 ini.

“Tahun ini tidak dianggarkan tunggu pengadaan tanah dulu baru kita anggarakan untuk diselesaikan,” ujaranya.

Untuk pembangunan pelebaran jalan C Heatubun tahun 2020 Pemkab Mimika menganggarkan sebesar 22 Milyar namun karena adanya pandemi Covid anggaran tersebut terkena refocushing menjadi 8 Milyar.(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *