Dinkes Mimika Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat untuk Tingkatkan Akses Kesehatan

Tanah Papua49 Dilihat

TIMIKA,KTP.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melalui Tim Pusjaki dari seluruh puskesmas se-Kabupaten Mimika mengikuti kegiatan evaluasi pelaksanaan program Puskesmas Jalan Kaki (Pusjaki) dan Kunjungan Keluarga Sehat (Kaka Sehat) pada Senin (31/08/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menilai capaian sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Martubongs, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan semata, tetapi mencakup berbagai upaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, serta mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat keluarga .

Kondisi geografis Kabupaten Mimika yang terdiri atas wilayah dataran rendah, pegunungan, dan pesisir menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Keterbatasan akses menuju puskesmas menyebabkan animo masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan masih rendah . Program Pusjaki dan Kaka Sehat hadir sebagai solusi tepat untuk menjangkau masyarakat yang selama ini terkendala akses.

“Kunjungan rumah menjadi solusi yang cepat dan tepat untuk menjangkau masyarakat sekaligus memperoleh data kesehatan secara langsung,” ujar Godfried dalam sambutannya.

(Baca Juga:Bupati Mimika Kecam Aksi Pembunuhan Dua Siswa Magang, Pemkab Mimika Bakal Gelar Operasi Senyap)

Program Pusjaki merupakan pelayanan aktif petugas puskesmas dengan berjalan kaki ke rumah-rumah masyarakat yang berada di wilayah pegunungan dan pesisir, sedangkan Kaka Sehat adalah kunjungan aktif petugas ke rumah penduduk di wilayah perkotaan Timika . Kedua program ini terintegrasi dengan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan dilaporkan secara real-time melalui aplikasi ASIK Puskesmas.

Layanan yang diberikan meliputi skrining penyakit menular seperti TBC, malaria, dan HIV, pemeriksaan penyakit tidak menular (diabetes, hipertensi, kolesterol, asam urat), imunisasi, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Godfried menjelaskan bahwa evaluasi yang dilakukan tidak hanya melihat pelaksanaan program secara umum, tetapi juga perkembangan setiap puskesmas dalam menjalankan Pusjaki dan Kaka Sehat. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut dan perbaikan pelaksanaan program ke depan.

“Yang kita evaluasi adalah bagaimana perkembangan dari setiap puskesmas. Kita diskusikan mengapa di sebuah puskesmas pelaksanaan Pusjaki tidak maksimal, padahal kita sama-sama berada di wilayah pesisir misalnya. Ini yang perlu kita lihat dan evaluasi bersama,” jelasnya.

Ia berharap setiap puskesmas dapat memaparkan kendala di lapangan sekaligus mencari solusi agar pelaksanaan Pusjaki dan Kaka Sehat dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan demi terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera. (EH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *