Connect with us

Tanah Papua

Sebanyak 10 Bus Disiapkan Untuk Evakuasi Warga dari Tembagapura

Published

on

TIMIKA, Kabartanahpapua.com – Sebanyak 10 unit bus milik PT Freeport Indonesia disiapkan untuk mengevakuasi ratusan warga Kimbeli, Distrik Tembagapura pada Minggu (08/03/2020) sekitar pukul 18.00 WIT dari Tembagapura ke Timika.

Evakuasi warga yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Mimika ini lantaran adanya gangguan kantibmas akibat masuknya Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di wilayah Distrik Tembagapura.

Septinus Magal, warga kampung Kimbeli mengungkapkan kalau dia dan keluarganya memutuskan untuk meninggalkan kampung setelah persediaan bahan makanan mereka habis.

“Kami di kampung sudah tidak aman, jadi kami kasih tinggalkan kampung untuk keselamatan nyawa kami. Selain itu, bahan makanan kami juga sudah tidak ada, sehingga kami akan ke Timika tinggal di rumah keluarga,” ungkapnya.

(Baca Juga: Antisipasi KKSB, Pangdam Cenderawasih dan Kapolda Papua Cek Kesiapan Personel di Tembagapura)

Septinus mengatakan dirinya hanya membawa pakaian seadanya saja, sedangkan barang-barang lain ditinggalkan termasuk hewan ternak miliknya.

“Nyawa lebih penting, hewan itu milik dunia, kami kasih tinggal dan itu sudah pasti akan diambil oleh mereka (KKSB), biar Tuhan yang menghukum mereka,” tuturnya.

Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya warga kampung dari Kimbeli, Utikini dan Banti yang meninggalkan kampung, direncanakan mereka akan evakuasi ke rumah keluarga mereka di Timika.

Evakuasi warga yang direncanakan Minggu sore ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya pada Jumat (06/03/2020), sebanyak kurang lebih 900-an warga dari tiga kampung telah dievakuasi ke Timika dan langsung diantar ke rumah kerabat mereka masing-masing. (Lobo)

Komentar